Rabu, 15 Juli 2020 06:27

Edarkan Okerbaya, Dua Pemuda di Jember Dicokok Polisi

Kamis, 04 Juli 2019 21:46 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
Edarkan Okerbaya, Dua Pemuda di Jember Dicokok Polisi
Kedua pelaku saat diperiksa petugas.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dua pemuda warga Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari diamankan polisi lantaran mengedarkan obat keras berbahaya (okerbaya) jenis Trexphenidyl. Keduanya adalah Mohamad Taufik Hidayat dan Ahmad Sholih Bilhaqillah.

Mereka diamankan polisi saat hendak mengedarkan pil koplo itu di wilayah Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

Kapolsek Sumbersari Kompol Faruk Mustafa Kamil mengungkapkan penangkapan kedua pelaku berawal dari adanya informasi dari warga desa setempat yang resah adanya transaksi okerbaya di wilayahnya.

"Polisi pun kemudian bergerak untuk melakukan pengintaian, ternyata saat itu polisi mendapati tersangka Mohamad Taufik Hidayat yang akan bertransaksi pil haram itu. Tersangka Mohamad Taufik Hidayat langsung kita tangkap, Selasa malam (2/7/2019). Barang buktinya berupa satu klip berisi 9 butir pil Trex yang akan dijual dengan harga Rp 30 ribu," jelas Faruk.

“Setelah digeledah, petugas kembali menemukan barang bukti. Yakni 783 butir pil berlogo Y," imbuhnya.

Berdasarkan pemeriksaan, tersangka Taufik mengaku membeli pil tersebut seharga Rp 1.050.000 dari tersangka lain bernama Ahmad Sholih Bilhaqillah alias Ebil. "Tersangka Ebil kemudian kita tangkap di rumahnya,” sambungnya.

Tersangka Ebil sendiri mengaku mendapatkan pil berbahaya tersebut dari tersangka lain berinisial AL yang saat ini dalam buruan petugas.

“Kedua tersangka ini menjual pil-pil tersebut dalam kemasan berisi 4 butir yang dijual seharga Rp 10.000 dan kemasan 9 butir seharga Rp 20 ribu. Dari transaksi 1.000 butir tersebut tersangka mendapatkan keuntungan dari tersangka AL hingga Rp 800 ribu,” jelas Faruk.

“Tersangka telah menjual 1.000 butir, ini yang kedua kalinya,” lanjutnya.

Selain menyita ratusan pil dari tangan tersangka polisi berhasil menyita sejumlah uang hasil transaksi dan dua buah ponsel.

Sedangkan kedua tersangka akan dikenakan Pasal 196 sub 197 UU No.36 Tahun 2009, tentang kesehatan dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun penjara. (jbr1/yud/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...