Gubernur Khofifah menerima Kunjungan Peserta Studi Strategi Dalam Negeri Program Pendidikan Reguler Angkatan (SSDN PPRA) LIX Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Tahun 2019 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (1/7). foto: ist
“Selama lima hari kunjungan Lemhanas di Jatim, ada kunjungan ke BUMN Strategis (BUMIS) yang ada di Jatim. Itu sangat mungkin dikembangkan di tempat lain yang ada di Jatim. Begitu juga Masterplan pengembangan BUMN Strategis ini di beberapa titik lain di Jatim sedang disiapkan,” tutur gubernur perempuan pertama di Jatim.
Lebih lanjut disampaikannya, ada beberapa hal yang sangat strategis disampaikan peserta kepada Pemprov Jatim. Antara lain link and match dari SMK di Jatim, proses industri tetap memberikan daya dukung lingkungan yang baik.
“Itu kan memang sesuatu yang diharapkan. Industrialisasi jalan, tetapi lingkungan bisa terjaga dengan baik,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Rombongan Peserta SSDN PPRA LIX Lemhannas RI Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian mengatakan, kunjungan ini ingin melihat secara langsung proses pembangunan dan persoalan yang ada di daerah.
Menurutnya, Jatim merupakan provinsi yang dinamis dan representasi dari keberhasilan di kawasan timur Indonesia. Hal tersebut menjadi dasar dipilihnya Jatim sebagai provinsi yang dikunjungi peserta SSDN PPRA LIX Lemhanas RI.
Untuk target kunjungan, lanjutnya, peserta bisa menganalisa persoalan-persoalan yang terjadi di Pemprov Jatim. Nantinya hasil yang diperoleh bisa dipraktikan para peserta sebagai pemimpin di bidang dan daerah masing-masing.
Rombongan Lemhanas yang hadir ada sekitar 31 orang dan akan berkunjung selama lima hari 1-5 Juli 2019 di Jatim. (mdr/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




