Abu juga mengimbau kepada pelatih agar meningkatkan kualitas latihan untuk para atlet. "Ilmu itu selalu berkembang. Kalau dulu latihannya gitu-gitu aja, sekarang diubah bisa dengan lihat YouTube. Semua bisa dipelajari bagaimana cara atlet-atlet dunia itu berlatih," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Kediri Heru Marwanto mengungkapkan bahwa Kontingen Kota Kediri berjumlah 376 terdiri dari atlet dan pelatih yang mewakili 30 cabor dari 40 cabor yang dipertandingkan di Porprov. Di tahun ini ada dua cabor yang baru diiikuti oleh Kota Kediri yakni pentaque dan muay thai.
Heru Marwanto juga menjelaskan, ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam mengikuti Porprov tahun ini. Salah satunya, masing-masing daerah juga sudah berlomba untuk meningkatkan prestasinya. Di sisi lain, penyelenggaraan akomodasi dan transportasi juga diserahkan sepenuhnya kepada daerah masing-masing. Sehingga tidak lagi ditangani oleh KONI Jawa Timur.
“Namun ini tidak mengecilkan langkah. Kita berharap bahwa kontingen Porprov Jatim keenam ini tetap bertekad untuk meraih tiga besar,” ujarnya.
Seperti diketahui, Porprov Jatim VI tahun 2019 ini diselenggarakan mulai tanggal 6-13 Juli 2019. Porprov ini diselenggarakan di empat daerah, yakni, Gresik, Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro. (rif/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




