Gus Dodi dalam satu kesempatan bersama anggota DPRD Jatim, Muhammad Fawait. foto: istimewa.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tahun depan ada 19 daerah di Jawa Timur yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara langsung. Salah satunya Kabupaten Jember.
Meski masih setahun lagi pilkada tersebut, namun sejumlah nama sudah mulai bermunculan untuk berkompetisi dengan Faida, Bupati incumben yang akan kembali maju untuk kedua kalinya.
BACA JUGA:
- Satib Ucapkan Terima Kasih Kepada Masyarakat Jember Atas Kemenangan H. Hendy - Gus Firjaun
- Pilkada Jember Super Ketat, Jelang Hari H, Elektabilitas Hendy - Gus Firjoun Ungguli Petahana
- Sekda Jember Segera Proses Dua Camat Tak Netral
- Bawaslu Jember Terus Dalami Kasus Dugaan Pelanggaran Netralitas Kepala Desa
Satu di antara figur yang didorong untuk maju dalam Pilkada Jember adalah Muhammad Fawait atau Gus Fawait.
Politikus Partai Gerindra itu dianggap layak memimpin Kabupaten Jember karena memiliki basis massa yang riil. Terbukti selama dua pemilu, Fawait terpilih sebagai anggota Parlemen Jatim dari daerah pemilihan Jember dan Lumajang.
Mayoritas suara Fawait berasal dari Jember. Wakil Ketua DPD Partai Gerindra itu pun menjadi salah satu caleg DPRD Jatim 2019-2024 terpilih dengan suara tertinggi.
Ahmad Maududi Maschan, pengasuh Pesantren Luhur Al Husna mendukung sosok Gus Fawait untuk memimpin Kabupaten Jember. Alasan pria yang akrab disapa Gus Dodi ini, Fawait selain politisi juga adalah santri. Karena itu tepat untuk memimpin Jember yang kulturnya religius dan mayoritas NU.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




