Kamis, 14 November 2019 17:55

Kue Cucur jadi Kenangan Terindah Bagi Warung Yu Sri dengan Bupati Indartato

Kamis, 20 Juni 2019 15:47 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Kue Cucur jadi Kenangan Terindah Bagi Warung Yu Sri dengan Bupati Indartato
Sri saat menunjukkan dagangan kue cucur yang menjadi kesukaan Bupati Pacitan Indartato. foto: YUNIARDI S/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Rasanya hampir seluruh masyarakat mengenal kue cucur. Jajanan tradisional ini memang sangat melegenda. Bahkan sejak nenek moyang lalu, sudah banyak yang memproduksi kue berbahan tepung beras ini untuk camilan santai bersama kerabat dan handai taulan.

Namun di Pacitan, kue cucur bisa dibilang sangat eksklusif, lantaran menjadi salah satu panganan yang digemari Bupati Indartato dan sempat menjadi kenangan terindah bagi salah satu warung kopi. Hal tersebut seperti disampaikan Tukijem, seorang emak penjual kue cucur yang berlokasi di Timur Pendopo Pemkab Pacitan, Kamis (20/6).

Bagi Yu Sri, begitu Tukijem karib disapa, ada kenangan sangat berkesan dengan kue cucur itu. "Gara-gara berjualan kue cucur, Pak In (Bupati Indartato, Red) berkenan mampir ke warung saya dan mencicipi jajanan cucur tersebut," kata ibu tiga anak ini mengenang delapan tahun silam, saat warungnya kedatangan tamu istimewa, yaitu Bupati Indartato.

Sekalipun hanya warung kopi emperan tanpa fasilitas mewah, namun orang nomor satu di Pemkab Pacitan tersebut berkenan mampir seraya minum kopi dan ramai-ramai menyantap kue cucur. Indartato kala itu datang bersama sejumlah kepala dinas dan ajudan pribadinya.

"Pak In orangnya grapyak, tak membedakan orang kecil. Beliau juga minum kopi sambil menyantap beberapa kue cucur. Itu yang membuat saya dan keluarga begitu terkesan sampai saat ini. Hanya gara-gara berjualan kue cucur, warung makan saya sempat didatangi Pak Bupati," cerita Yu Sri, bangga.

Saat ini ia masih terus berjualan cucur kesukaan Bupati Indartato tersebut. Ia mengakui, cucur tersebut memang bukan hasil olahan tangannya. Namun ia ambil dari salah seorang pembuat kue rumahan. "Untuk satu kue saya jual Rp 1.500. Tapi saat Pak Bupati datang ke sini, saya sempat ketiban rezeki lumayan banyak. Sebab, Pak In membayar lebih dari harga. Matur nuwun Pak Bupati, semoga berkenan datang ke sini lagi untuk mencicipi kue cucur," harap Yu Sri. (yun/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...