Selasa, 15 Juni 2021 19:37

Waduh, 67% Situs Berlabel Aswaja di Internet Ternyata Palsu

Minggu, 16 Juni 2019 01:09 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Waduh, 67% Situs Berlabel Aswaja di Internet Ternyata Palsu
Ketua PCNU Kota Surabaya KH. Dr. Ahmad Muhibbin Zuhri menandatangani prasasti maklumat Masjid Abu Adenan sebagai masjid yang berpedoman pada amaliah, ubudiyah, dan iktiqadiyah Aswaja An Nahdliyah. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini peringatan serius bagi warga Nahdlatul Ulama (NU) yang mempelajari agama lewat situs-situs internet. Pasalnya, 67% situs internet dengan label Aswaja ternyata palsu atau jauh dari nilai-nilai Ahlussunah Wal Jamaah.

Fakta itu disampaikan Ketua PCNU Kota Surabaya KH. Dr. Ahmad Muhibbin Zuhri. Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya ini pernah menugaskan mahasiswanya di pasca sarjana untuk meneliti situs-situs berlabel Aswaja. Hasilnya mencengangkan, tenyata 67% situs dengan nama Aswaja itu malah menjauhkan dari nilai-nilai Aswaja. Sementara sisanya 33% masuk kategori situs Aswaja. Itu pun tak semuanya Aswaja An Nahdliyah yang menjadi pedoman warga NU.

"Ini lah bahaya bahayanya kalau belajar dari Mbah Google. Karena nyatanya banyak situs palsu yang mendompleng nama Aswaja. Karena itu, belajar itu harus ada tempatnya dan gurunya, agar tidak tersesat," tutur Kiai Muhibbin saat mengisi khotbah Subuh di Masjid Abu Adenan, Perumahan Gunung Sari Indah, Karang Pilang, Sabtu (15/6).

Kiai Muhibbin menyampaikan pentingnya masjid-masjid NU menjaga nilai-nilai Aswaja An Nahdliyah. Sebab, banyak terjadi akhir-akhir ini masjid yang awalnya beramaliah Aswaja berubah dengan ajaran paham radikal yang gemar mengkafirkan dan membid'ahkan amaliah NU.

BACA JUGA : 

Gaji Guru Saja Belum Layak: NU, Muhammadiyah, dan Ekonom Tolak Keras PPN Pendidikan

Kodim 0816 Sidoarjo Ajak Tomas Tangkal Radikalisme dan Separatisme

Cegah Paham Radikalisme,​ Polres Blitar Bina Puluhan Takmir Masjid

Gus Ab Terpilih Kembali Sebagai Ketua PCNU Kota Kediri Secara Aklamasi

Padahal, masjid itu awalnya didirikan oleh warga NU. Bahkan masjid itu dihibahkan untuk syiar NU. Namun karena warga NU lebih senang salat di rumah, akhirnya masjid itu dikuasai oleh orang lain dengan paham yang bertolak belakang dengan ajaran Aswaja.

"Kondisi tersebut banyak terjadi di komplek perumahan. Karena itu, saya mengapresiasi inisiatif takmir dan jamaah masjid Abu Adenan yang memproklamirkan masjid ini sebagai masjid yang berpedoman pada amaliah, ubudiyah, dan iktiqadiyah Aswaja An Nahdliyah," ujar Ketua Bidang Imarah Badan Pengelola Masjid Nasional Al Akbar Surabaya tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum Takmir Masjid Abu Adenan, H. Yayat Hidayat, S.Ag menjelaskan proses Masjid Abu Adenan mempertahankan nilai Aswaja An Nahdliyah sebagai amaliah melalui proses yang panjang. Bahkan pernah hampir terjadi kontak fisik dalam mempertahankan masjid ini agar tetap berpedoman pada Aswaja An Nahdliyah.

Karena itu, untuk menghindari terjadinya hal di masa lalu terulang kembali, maka pihak takmir masjid dengan persetujuan yayasan membuat prasati yang berisi maklumat yang menegaskan kalau masjid Abu Adenan ini berpedoman pada amaliah Aswaja An Nahdliyah yang menjadi pedoman warga NU.

"Masjid ini dihibahkan dan dibangun untuk syiar NU. Karena itu kami punya tanggungjawab untuk menjaga amanat itu. Jangan sampai masjid ini direbut oleh pihak dengan paham jauh dari Aswaja. Tapi siapapun tidak dilarang untuk beribadah di sini. Orang di luar NU silahkan kalau mau salat di sini, selama menghormati nilai-nilai Aswaja An Nahdliyah yang menjadi pedoman di masjid ini," pungkas Haji Yayat.

Turut hadir dalam acara penandatanganan prasasti Aswaja An Nahdliyah di Masjid Abu Adenan, Ketua MWC NU Kecamatan Karang Pilang, KH. Abbas, S. Ag dan Kapolsek Karang Pilang, Kompol Widjanarko, serta Ketua PAC GP Ansor Karang Pilang, Budhi Hadi Syahputra. (mdr/rev)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipanggil pr...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...