Minggu, 09 Agustus 2020 04:20

​Tidur dengan Lampu Kamar Menyala Bisa Sebabkan Obesitas

Senin, 10 Juni 2019 22:37 WIB
Editor: Choirul
​Tidur dengan Lampu Kamar Menyala Bisa Sebabkan Obesitas
Tidurlah dengan perilaku sehat. Matikan lampu! foto: mirror.co.uk

BANGSAONLINE.com - Wanita yang tidur dengan lampu kamar menyala, lebih berpotensi untuk mendapatkan obesitas. Hal ini terungkap berdasarkan penelitian yang melibatkan 44.000 wanita.

Sebuah survei terhadap hampir 44.000 wanita menemukan mereka yang tidur dengan lampu atau televisi menyala, lebih cenderung menambah berat badan daripada mereka yang tidak tidur.

Penulis studi Dr Dale Sandler, dari National Institutes of Health di North Carolina, AS, mengatakan: "Temuan kami mungkin memiliki implikasi kesehatan masyarakat. Prevalensi obesitas telah meningkat secara substansial selama beberapa dekade terakhir, terutama pada wanita AS.”

Para peneliti mengatakan paparan cahaya buatan saat tidur juga dapat menyebabkan stres kronis dan mengganggu tingkat metabolisme sehingga berkontribusi pada penambahan berat badan.

Dr Sandler mengatakan: "Dalam studi kohort terhadap 43.722 wanita, lampu menyala saat tidur secara signifikan dikaitkan dengan peningkatan risiko kenaikan berat badan dan obesitas".

"Selain cahaya dari televisi di dalam ruangan yang dinilai dalam penelitian ini, paparan cahaya buatan dari perangkat elektronik berbasis layar lainnya, termasuk smartphone, komputer, tablet, dan e-reader, juga dikaitkan dengan tidur. Latensi, kuantitas, dan kualitas tidur yang buruk, dan rasa kantuk di siang hari yang berlebihan.

"Cahaya diperkaya panjang gelombang pendek yang dipancarkan dari perangkat dapat menyebabkan tingkat yang lebih besar dari penekanan melatonin dan gangguan sirkadian dibandingkan dengan lampu dengan panjang gelombang yang lebih panjang,” katanya.

Temuan didapat dari analisis wanita yang mengambil bagian dalam Sister Survey di AS dari Juli 2003 hingga Maret 2009. Mereka berusia 35 hingga 74 tahun, dari seluruh 50 negara bagian AS dan Puerto Riko, dan menyelesaikan tindak lanjut pada Agustus 2015.

Sebanyak 43.722 wanita yang tidak memiliki riwayat kanker atau penyakit kardiovaskular yang bukan pekerja shift, tidur siang hari, atau hamil pada awal dimasukkan dalam analisis. Penelitian ini telah dipublikasikan di JAMA Internal Medicine.

Sumber: mirror.co.uk
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...