Sabtu, 21 September 2019 10:33

Hari Pertama Kerja, Ribuan Wajib Pajak Padati Samsat Magetan

Senin, 10 Juni 2019 22:05 WIB
Editor: .
Wartawan: Anton Suroso
Hari Pertama Kerja, Ribuan Wajib Pajak Padati Samsat Magetan
Kepala UPT Pelayanan Pendapatan Daerah (PPD) Magetan Indah Isminarti berdialog dengan wajib pajak.

MAGETAN, BANGSAONLINE.com - Hari pertama kerja setelah cuti bersama Lebaran, Kantor Bersama Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Magetan diserbu ribuan wajib pajak (WP) yang akan membayar pajak kendaraannya, Senin (10/6).

Hingga pukul 14.30 WIB, data dari Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pelayanan Pendapatan Daerah (PPD) Magetan menunjukan sebanyak tiga ribu lebih warga Kabupaten Magetan tampak memadati Kantor Samsat Magetan mulai dari pukul 07.00 WIB.

“Tercatat ada tiga ribu lebih wajib pajak yang sudah memajakkan kendaraannya, baik roda 2 maupun roda 4,” kata Kepala UPT PPD Magetan Indah Isminarti, Senin (10/6).

Indah mengatakan, lonjakan wajib pajak tersebut hanya terlihat pada wajib pajak 5 tahunan, mutasi, dan balik nama. Pasalnya, memerlukan cek fisik kendaraan. Sedangkan untuk yang pajak tahunan sangat lancar karena bisa dibayar di supermarket, samsat desa (Samde) dan tempat lain yang sudah disediakan.

“Yang sangat ramai ini hanya bagian pajak 5 tahunan, mutasi, dan balik nama karena butuh cek fisik dan pengesahan dari petugas. Kalau yang pajak tahunan sangat lancar,” ujarnya.

Selain memantau langsung dengan turun ke lapangan, Kepala UPT Pelayanan Pendapatan Daerah PPD Magetan Indah Isminarti juga langsung melakukan dialog dengan para wajib pajak mengenai pelayanan yang selama ini didapatkan di kantor Samsat Magetan.

’’Kita turun langsung ini memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pelayanan yang terbaik. Tadi saya lihat di bagian cek fisik ada antrean panjang karena petugas yang mengesahkan cuma satu. Kita minta kepada jajaran samping unuk menambah petugas, langsung ditambah dan sudah mulai lancar,” imbuhnya.

Dengan meningkatnya wajib pajak yang tiga kali lipat lebih banyak ini, Indah mengungkapkan, tingkat kepatuhan masyarakat akan pajak sangatlah tinggi. Hal itu terbuti dengan wajib pajak di hari-hari biasa yang hanya sekitar 800 wajib pajak.

“Ini kepatuhan masyarakat akan pajak kendaraanya sangatlah bagus. Kita bandingkan saja sampai dengan pukul 14.30 WIB sudah 3 ribu wajib pajak yang memajakkan kendaraannya. Padahal di hari biasa hanya sekitar 800-an,” pungkasnya. (ton/rus)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...