Minggu, 25 Oktober 2020 06:46

MUI dan PCNU Pacitan Apresiasi Kinerja TNI/Polri Dalam Mengatasi Kerusuhan di Tanah Abang

Jumat, 24 Mei 2019 22:38 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
MUI dan PCNU Pacitan Apresiasi Kinerja TNI/Polri Dalam Mengatasi Kerusuhan di Tanah Abang
Ketua MUI Pacitan, KH Aris Mashudi.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Ketua PCNU Kabupaten Pacitan, KH. Mahmud mengecam keras tindakan kerusuhan yang terjadi di Jakarta. Pasalnya, kerusuhan yang terjadi sejak 21 hingga 22 Mei lalu itu membuat banyak warga terimbas, khususnya para pedagang di kawasan Tanah Abang. Niatan untuk mendapatkan penghasilan sebagai bekal bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman saat lebaran nanti, justru terhalangi dengan adanya aksi tersebut.

"Saya harap pelaku kerusuhan yang ada di Jakarta ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku dan tidak tebang pilih. Siapa yang melanggar, sesuai aturannya harus ditindak tegas," ujarnya, Jumat (24/5).

Mahmud tidak ingin banyak warga yang merugi. Untuk itu, ia meminta agar kerusuhan tersebut disudahi, serta anggapan ataupun tudingan adanya kecurangan juga dibuktikan. Menurutnya, satu-satunya jalan dengan menempuh proses hukum di Mahkamah Konstitusi (MK). "Kami percaya lembaga tersebut (MK, Red) sangat profesional," imbuhnya.

Tidak ketinggalan, pria yang aktif dalam organiasi keagamaan sejak masa orde baru itupun memberikan apresiasi kepada TNI dan Polri. Pasalnya, dua instansi penegak hukum tersebut sigap dan profesional dalam mengatasi kerusuhan di jakarta. Dengan loyalitas TNI-Polri, masyarakat Indonesia termasuk warga Nahdlatul Ulama (NU) merasa aman terlindungi.

"Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap tegak berdiri dengan pengawalan TNI dan Polri," jelasnya.

Senada dengan Mahmud, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pacitan Aris Mashudi menyanyangkan munculnya kerusuhan di Tanah Abang Jakarta. "Kami berpendapat bahwa berbagai bentuk kecurangan harusnya segera diselesaikan di MK, sehingga tidak muncul salah pengertian hingga berujung konflik," tambahnya.

Menurutnya aksi provokasi yang terjadi di ibu kota tersebut, disebutnya membahayakan kesatuan bangsa. Dia pun memberikan dukungan kepada TNI-Polri.

Menurutnya, TNI-Polri sebagai instansi hukum telah bekerja secara bijaksana. Tidak ikut tersulut dengan provokasi dalam kerusuhan 21 dan 22 Mei itu. Harapannya, kondisi tersebut juga menular ke masyarakat Pacitan

"Jangan terpengaruh kerusuhan di Jakarta, " tuturnya seraya mengapresiasi kesadaran tokoh politik di Pacitan yang memiliki kedewasaan tinggi. (yun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 23 Oktober 2020 18:47 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Kampoeng Anggrek, pikiran orang pasti melayang ke area perkebunan yang asri di Lereng Gunung Kelud. Ya, Kampoeng Anggrek, merupakan kawasan wisata bunga, produksi dan penjualan anggrek. Terletak di Leren...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Jumat, 23 Oktober 2020 10:38 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...