Senin, 01 Juni 2020 00:30

Korda NU se-Madura Minta Aparat Tindak Tegas Aktor Intelektual Anarkisme

Jumat, 24 Mei 2019 13:32 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Erry Sugianto
Korda NU se-Madura Minta Aparat Tindak Tegas Aktor Intelektual Anarkisme
Para Ketua PCNU se-Madura usai menandatangani tujuh pernyataan sikap terkait keadaan pasca Pemilu 2019. foto: erry sugianto/BANGSAONLINE.com

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Menyikapi situasi dan kondisi yang terjadi di Madura pasca penghitungan/rekapitulasi hasil Pemilu 2019 yang dilakukan oleh KPU RI, Koordinator Daerah Nahdlatul Ulama (Korda NU) se-Madura, mengeluarkan pernyataan sikap.

Pernyataan sikap ditanda-tangani ketua PCNU Bangkalan KH. Makki Nasir, Ketua PCNU Sampang KH. Itqon Bushiri, Ketua PCNU Pamekasan KH. Taufik, dan Ketua PCNU Sumenep KH. Panji Taufik. Pernyataan disampaikan di kantor PCNU Kabupaten Pamekasan jalan R. Abdul Azis no.95 Pamekasan, Kamis (23/05) malam.

Ada tujuh pernyataan sikap sebagai ungkapan seluruh warga NU se-Madura yang menginginkan persatuan dan kesatuan seluruh rakyat, sehingga negara Republik Indonesia menjadi negara yang aman dan makmur. Berikut isi tujuh pernyataan NU Korda Madura:

1. Menyerukan kepada seluruh ulama, tokoh masyarakat dan para ustad agar senantiasa memberikan bimbingan dan arahan demi terbangunnya iklim yang ramah sebagai bangsa yang menjunjung tinggi ahlak budi luhur terlebih di bulan Ramadhan yang mulia ini.

2. Menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setiggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya penyelenggaraan pemilu 2019 melalui dari KPU, Bawaslu, TNI, Polri dan seluruh rakyat Indonesia.

3. Sangat menyanyangkan terhadap tindakan anarkis karena tidak sesuai dengan nilai-nilai demokrasi Pancasila dan aturan perundang-undangan yang berlaku.

4. Meminta kepada penegak hukum agar menindak tegas terhadap pelaku dan aktor intelektual terhadap aksi apapun yang mengarah kepada anarkhisme yang menyebabkan terjadinya kerusakan fasilitas umum dan mengganggu stabilitas.

5. Memohon kepada seluruh elemen masyarakat khususnya Madura, agar tidak mudah terprovokasi terhadap informasi yang menyesatkan atau memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

6. Mengajak kepada seluruh pimpinan daerah baik formal maupun non formal guna memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah basyariyah dan ukhuwah wathaniyah sebagai pijakan untuk melakukan rekonsiliasi.

7. Mengharap kepada semua pihak untuk menerima hasil Pemilu 2019 yang telah terselenggara dengan baik dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang. (err/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...