Minggu, 25 Agustus 2019 00:12

Tagih Progres Laporan Dugaan Tindak Pidana Pemilu, Massa KPK Datangi Bawaslu Bangkalan

Rabu, 15 Mei 2019 16:35 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
Tagih Progres Laporan Dugaan Tindak Pidana Pemilu, Massa KPK Datangi Bawaslu Bangkalan
Komisioner Bawaslu Bangkalan menerima perwakilan KPK dalam audiensi di Kantor Bawaslu, Rabu (14/05/2019).

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Peduli Keadilan (KPK) mendatangi Kantor Bawaslu Bangkalan di Jl. Kyai Kaffa No.01 Bangkalan, Rabu (14/05/2019).

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan progres laporan dugaan tindak pidana pemiludi TPS 9 Desa Kampak Kec. Geger Bangkalan, di mana diduga salah satu caleg melakukan pencoblosan sendiri.

"Sebenarnya KPK awalnya mau demo ke kantor Bawaslu terkait lambatnya proses laporan tindak pidana pemilu yang ditangani oleh Bawaslu. Namun, karena adanya imbauan dari Polres serta menghormati bulan puasa, akhirnya batal untuk demo dan diputuskan menggelar audiensi saja dengan Bawaslu," kata Nurin salah satu perwakilan KPK.

Terkait kasus tersebut, menurut kuasa hukum pelapor, Mohammad Mayyis, belum ada proges sejak dilaporkan pada April bulan lalu. "Jangankan hasilnya, sampat saat ini Bawaslu belum bisa mendatangi terlapor untuk diminta keterangan lebih lanjut. Padahal sudah 14 hari sampai hari ini, Rabu (14/05)," katanya.

Untuk itu, Nurin meminta Bawaslu secepatnya memberikan progres laporan tindak Pidana Pemilu. "Jika sampai tiga hari ke depan tidak ada progres, maka KPK akan mendatangi Bawaslu membawa massa lebih besar," ancam Nurin.

Menanggapi hal tersebut, Muhlis Komisioner Bawaslu Bangkalan menjelaskan jika kasus yang dimaksud sampai saat ini masih belum bisa diproses karena belum ada saksi inti yang dihadirkan. "Saudara pelapor tidak dapat mengahadirkan pelapor saksi inti, yang melihat dan atau merekam kejadian tersebut," ujar Muhlis.

"Padahal Bawaslu sudah kirim surat kepada terlapor dan minta pendampingan kepada Polsek Geger, dan sudah diterima. Tapi sampai saat ini terlapor tidak bisa hadir, dan sudah tiga kali Bawaslu berkirim surat kepada terlapor," lanjut Muhlis.

Meski demikian, Muhlis berjanji dalam 3 hari ke depan sudah ada progres kasus tersebut. "Akan digelar rapat dengan Gakkumdu, apakah lanjut (diterima) atau tidak," pungkas Muhlis. (uzi/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...