Senin, 26 Agustus 2019 12:47

​Setahun Berlalu, Begini Kondisi 17 Makam Teroris yang Ada di Sidoarjo

Selasa, 14 Mei 2019 22:55 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
​Setahun Berlalu, Begini Kondisi 17 Makam Teroris yang Ada di Sidoarjo

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Dari 17 makam teroris bom bunuh diri di pemakaman umum milik Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, hanya ada satu makam terlihat ada taburan bunga. Taburan bunga yang sudah mengering itu ada di makam atas nama Muhamad Dary Satria Murdana.

Muhamad Dary Satria Murdana kelahiran Sidoarjo 31 Mei 2003 tersebut merupakan satu di antara terduga pelaku teroris di gerbang Mapolrestabes Surabaya. Saat itu dia melancarkan aksinya bersama keluarganya yakni, Tri Murtiono, Tri Ernawati, Muhamad Dafa Amin Murdana, dan AAP (korban selamat).

Kondisi di tempat pemakaman umum seluas 15x70 meter itu nampak tidak seperti tempat pemakaman umum lainnya. Kondisinya cukup rimbun oleh rerumputan karena tidak ada sanak keluarga yang membersihkannya, termasuk dari keluarga 17 terduga teroris yang meninggal akibat bom bunuh diri.

Hal ini disampaikan Yudi, Petugas Bagian Perlindungan Jaminan Kesejahteraan Sosial Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya, kondisi pemakaman 17 jenazah terduga teroris bom bunuh diri di wilayah Surabaya dan Sidoarjo itu tetap sama, tidak ada pemindahan.

"Makam ini sudah terisi ribuan jenazah, namun tidak merubah atau memindahkan makam termasuk makam 17 jenazah tersebut. Tetap seperti dulu," kata Yudi, Selasa (14/5).

Kondisi pemakaman tersebut setiap harinya tertutup oleh pintu gerbang. Meski demikian, pihaknya tidak pernah menguncinya karena apabila sewaktu-waktu ada proses pemakaman yang korbannya tidak memiliki identitas (Mr X), bisa segera di makamkan. "Memang tertutup, tapi tidak terkunci," katanya.

Hal yang sama disampaikan Nardi salah seorang petugas kebersihan kawasan makam. Menurutnya, tidak ada seorang pun yang berziarah sejak adanya pemakaman 17 jenazah terduga teroris tersebut. "Selama saya di sini, tidak pernah menjumpai satu pun dari keluarga 17 jenazah tersebut," kata Nardi. (cat/ian) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...