Selasa, 23 Juli 2019 23:32

Urai Kemacetan di Pasar Kolpajung, Satlantas Polres Pamekasan Turunkan Personel

Selasa, 14 Mei 2019 20:09 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Erry Sugianto
Urai Kemacetan di Pasar Kolpajung, Satlantas Polres Pamekasan Turunkan Personel
Petugas Satlantas Polres Pamekasan memberikan sosialisasi dan penertiban pada abang becak dan pengunjung pasar Kolpajung agar tidak terjadi kemacetan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Sudah menjadi tradisi setiap memasuki bulan Suci Ramadan, masyarakat mulai memadati pasar-pasar untuk membeli segala keperluan berbuka maupun sahur. Seperti yang terlihat di pasar tradisional Kolpajung, jalan di depan pasar mengalami kemacetan. Kondisi yang semrawut, antrean tukang becak yang menunggu penumpang, juga keluar masuknya sepeda motor menjadi pemandangan yang biasa terjadi di Pasar Tradisional Kolpajung yang berada di Jalan Ronggosukowati.

Kondisi kemacetan dan kesemrawutan tersebut mengundang sejumlah personel dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pamekasan untuk mengurai kemacetan dan melakukan penertiban ke lokasi untuk memberikan sosialisasi dan melakukan penertiban agar kondisi tidak terlalu parah.

Kasatlantas Polres Pamekasan, AKP Didik Sugiarto mengatakan, pihaknya melakukan penertiban untuk mencegah terjadinya kemacetan yang dapat menghambat lancarnya arus lalu lintas di depan Pasar Tradisional Kolpajung.

"Saya mengimbau kepada abang becak untuk tertib dalam mengantre penumpang agar tidak menyebabkan terjadinya kemacetan serta tidak buat semrawut situasi arus lalu lintas," ujar Didik, Selasa (14/05/19)

Lebih lanjut Didik mengharapkan, penertiban dan sosialisasi tersebut, agar para abang tukang becak dan pengunjung pasar untuk lebih sabar dalam antrean, sehingga sama-sama lancar.

"Kepada para pengunjung pasar diimbau untuk tidak memarkir kendaraannya (khususnya mobil) sembarangan apalagi di bahu jalan raya. Karena hal tersebut dapat membahayakan pengendara lain dan dapat menyebabkan terjadinya kemacetan," harapnya.

"Untuk abang becak yang mangkal di Pasar Kolpajung agar bisa tertib untuk mengantre penumpang dan jangan menimbulkan ke semrawutan, sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas," pungkasnya. (err/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...