Rabu, 17 Juli 2019 14:35

Pacu Masyarakat Taat Pajak, Wali Kota Madiun Komitmen Ratakan Pembangunan

Jumat, 03 Mei 2019 21:31 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Hendro Utomo
Pacu Masyarakat Taat Pajak, Wali Kota Madiun Komitmen Ratakan Pembangunan
Wali Kota Madiun Maidi saat memberikan sambutan.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Pajak merupakan piranti penting dalam jalannya pemerintahan, menjadi salah satu sumber pemasukan daerah. Pajak ibarat darah dalam tubuh. Jika pajak terhenti, pemerintahan juga mandek. Artinya, pelayanan kepada masyarakat juga bakal terganggu. 

"Pajak ini hukumnya wajib sesuai peraturan. Kita tidak mau hanya mengimbau masyarakat untuk taat pajak. Tetapi juga harus memberikan contoh. Jadi tatkala kita mengimbau masyarakat, kita sudah berbuat lebih dulu," kata Wali Kota Maidi saat Pekan Panutan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan di Asrama Haji Kota Madiun, Jumat (3/5).

Pekan Panutan Pajak tersebut memang diawali pembayaran pajak Wali Kota Maidi yang merupakan wajib pajak di Kota Madiun seperti masyarakat pada umumnya. Begitu juga dengan Ketua DPRD Kota Madiun Istono yang juga melakukan pembayaran pajak di lokasi acara. Harapannya, hal itu diikuti masyarakat lain sebagai wajib pajak. 

Maidi menambahkan, pajak bukan hanya penting. "Namun, ibarat darah yang mengalirkan kebutuhan ke seluruh tubuh. Jika darah berhenti, asupan gizi dan oksigen untuk organ-organ tubuh juga terhenti. Begitu juga dengan pajak. Pembangunan juga bisa lumpuh," tambahnya.

Tak heran, berbagai strategi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pajak. Pemkot terus berupaya memeratakan pembangunan hingga tingkat paling bawah. Mulai pembangunan saluran, jalan gang, pavingisasi, penerangan jalan umum, dan lain sebagainya. Artinya, kemanfaatan dari pajak tersebut benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

"Pembangunan hingga ke tingkat bawah itu secara tidak langsung meningkatkan kesadaran masyarakat akan pajak. Masyarakat harus dipahamkan, bahwa pajak digunakan untuk membangun ini, itu, dan lain sebagainya. Tatkala masyarakat memahami dan merasakan kemanfaatan pajak, harapannya, kesadaran akan wajib pajak secara otomatis terbangun," ungkapnya.

Selain itu, Pemkot juga siap memberikan reward kepada wajib pajak yang patuh. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun menyediakan 5.500 payung cantik bagi wajib pajak yang membayar dari sekarang. Namun, hadiah ini hanya untuk wajib pajak dengan besaran minimal Rp 200 ribu.

"Setiap akhir tempo pembayaran pajak memang sudah ada doorprize bagi wajib pajak. Tetapi kan tidak ada salahnya saat Pekan Panutan seperti ini, hadiahnya ditambah. Ini kan juga untuk kepentingan bersama," ujarnya. (hen/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...