Minggu, 18 Agustus 2019 04:49

Ngaku Aparat, Pelaku Penggelapan Mobil Taksi Online Diringkus

Jumat, 03 Mei 2019 16:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Anatasia Novarina
Ngaku Aparat, Pelaku Penggelapan Mobil Taksi Online Diringkus
Pelaku saat digelandang ke Mapolres Tanjung Perak.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan mobil taksi online yang dilakukan penumpangnya. Pelakunya adalah KK (40) warga Sidoarjo. Ia mengaku sudah 2 kali melakukan aksinya dan menggadaikan mobil hasil kejahatan tersebut.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto S.I.K., M.Si menceritaka kronologi kejadian.

"Pada tanggal 16 April korban mendapat order dari sidoarjo menuju Krembangan. Sesampainya di daerah Krembangan, tersangka yang saat itu menjadi penumpang meminta korban untuk menunggu di salah satu masjid Krembangan. Dengan alasan, tersangka hendak ketemu komandannya di salah satu daerah militer," ungkap Kapolres, Kamis (2/5).

Agus mengatakan bahwa tersangka mengelabui sang driver untuk masuk ke wilayah tersebut dan menyerahkan mobilnya. "Ia beralasan orang sipil dilarang masuk, sehingga tanpa sadar sopir menuruti keinginan tersangka," imbuhnya.

Setelah lama ditunggu, tersangka dan mobilnya tidak kunjung datang, akhirnya korban melapor ke Polres Tanjung Perak. "Setelah ditunggu berapa lama nggak keluar-keluar mobilnya, korban melaporkan ke Polres Tanjung Perak," terangnya. 

Setelah pelaku berhasil ditangkap, ternyata berdasarkan hasil pengembangan ia mengaku sudah 2 kali ditangkap oleh polisi dengan kasus yang sama. Sedangkan menurut pengakuan tersangka, ia sengaja menggadaikan mobil milik driver taksi online itu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Untuk kebutuhan keluarga, karena kebutuhan ekonomi," ujar tersangka seraya mengatakan menggadaikan mobil tersebut di daerah Mojokerto dengan harga Rp 17 juta.

Sedangkan korban sang driver taksi online, Maskuri, mengucapkan banyak terima kasih kepada Polres Pelabuhan Perak dan jajaran atas terbongkarnya kasus ini. "Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolres Tanjung Perak atas kasus yang saya alami," kata korban Maskuri. (ana/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...