Meski cuaca hujan pada Selasa (30/4) malam, para petugas tetap mengangkut barang-barang bantuan yang akan dikirim ke Bengkulu melalui bandara Juanda.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Bengkulu pada Sabtu (27/4) lalu mengakibatkan sejumlah fasilitas umum seperti jalan, jembatan, hingga rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, dalam musibah tersebut juga terdapat korban jiwa.
Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, Imam Siswandi, mengatakan setelah mendapat arahan dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, pihaknya langsung bergerak mengumpulkan barang bantuan untuk korban bencana di Provinsi Bengkulu. Bantuan yang dikirim itu berupa makanan, pakaian, perlengkapan wanita, sarung, hingga susu balita.
BACA JUGA:
- Surabaya Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah, Program Kemis Mlipis Curi Perhatian
- Sterilisasi Gratis Jadi Kado Ulang Tahun Surabaya ke-733, DKPP Siapkan Kuota 100 Kucing Lokal
- Wali Kota Eri Cahyadi Tunjuk Wawali Armuji dan Syamsul Hariadi Isi Posisi Plh Selama Ibadah Haji
- Kado HJKS ke-733, Pemkot Surabaya Tambah Empat Mobil Perpustakaan Listrik
“Barang bantuan sosial kemanusiaan untuk bencana banjir di Bengkulu kami kirim melalui cargo T2 Juanda pada malam hari (30/04) dan pagi harinya (1/5), sekitar pukul 06.00 WIB kemudian diangkut dengan pesawat Citilink menuju ke Bandara Bengkulu,” kata Imam, Rabu (1/5).
Ia menjelaskan setiba di Bandara Bengkulu, bantuan yang dikirim oleh Pemkot Surabaya selanjutnya didistribusikan langsung ke daerah-daerah yang terdampak oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu.
“Kami perkirakan bantuan tiba di Bandara Bengkulu sekitar pukul 13.00 WIB (01/05), selanjutnya nanti akan didistribusikan oleh BPBD setempat,” ujarnya.
Bantuan yang dikirim untuk korban banjir dan longsor di Provinsi Bengkulu tersebut, sebanyak 1695 dus dan 278 pack, dengan berat total mencapai 3283,46 kilogram. Rinciannya adalah gabin (biskuit) sebanyak 125 dus serta 42 pack atau seberat 588.84 kilogram, mie instan sebanyak 500 dus serta 167 pack dengan berat 1933.38 kilogram, susu balita sebanyak 23 dus serta 16 pack dengan berat 237,26 kilogram, dan makanan bayi jumlah 10 dus serta 6 pack dengan berat 65,76 kilogram.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




