“Kendalanya, hingga saat ini masih belum ada dermaga yang representatif diwilayah Buleleng-Bali. Jadi, menunggu adnaya dermaga dulu baru jalur perintis Raas-Bali bisa dibuka,” terangnya.
Menurutnya, jalur perintis yang akan dikembangkan itu merupakan aspirasi masyarakat, karena mayoritas masyarakat Raas bekerja di Bali.
“Masyarakat Raas banyak yang bekerja di Bali, otomatis jalur Raas-Bali sangat padat. Makanya masyarakat menginginkan adanya jalur perintis itu,” ujarnya.
Wabup mengungkapkan, jalur perintis Raas-Bali ini menjadi prioritas guna menekan angka kecelakaan lalu lintas laut diperairan tersebut.
“Kami akan kembangkan jalur perintis dari Raas menuju Bali untuk menghindari laka laut. Kita tahu kalau masyarakat Raas sebagian besar beraktivitas ke Bali, makanya demi keselamatan kita akan fasilitasi melalui jalur perintis ini,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




