Selasa, 17 September 2019 00:14

Tuntut PSU dan Penghitungan Ulang, AMPD Geruduk KPU Bangkalan

Selasa, 23 April 2019 21:14 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
Tuntut PSU dan Penghitungan Ulang, AMPD Geruduk KPU Bangkalan
Koorlap AMPD Mathur Husyari berorasi di depan Kantor KPU Bangkalan. foto: FAUZI/ BANGSAONLINE

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Puluhan warga yang menamakan diri sebagai Aliansi Masyarakat Penyelamat Demokrasi (AMPD) menggeruduk Kantor Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan, menyikapi Pemilu Pilpres dan Pileg 2019 di Bangkalan, Selasa (24/04/2019).

Mereka menuntut rekapitulasi di tingkat PPK dihentikan dan dilakukan pemungutan suara ulang (PSU).

Menurut Koorlap AMPD Mathur Husyairi, pihaknya menemukan sejumlah fakta dan data bahwa di Kabupaten Bangkalan terjadi kecurangan secara Terstruktur, Sistematis, dan Massif (TSM). Kecurangan itu di antaranya dilakukan oleh KPPS, dengan tidak menyerahkan C1 kepada saksi. "KPPS menggangap saksi dari caleg, padahal itu saksi dari Partai Politik," papar Mathur.

Atas dasar itulah, ia meminta KPU menghentikan rekapitulasi suara di PPK se-Bangkalan. Selain itu, ia juga meminta dilakukan PSU di Kecamatan Konang, Galis, dan Geger, karena terdapat dugaan kecurangan.

Terkait hal ini, Ketua KPU Bangkalan Fauzan Ja'far meminta kepada AMPD agar menyerahkan bukti-bukti apabila memang menemukan pelanggaran atau kecurangan. Sebab menurutnya, secara umum pelaksanaan pencoblosan dan pemungutan surat suara di 3.825 TPS terlaksana dengan aman dan lancar, serta kondusif.

"Walaupun ada pelanggaran, kita sudah tindaklanjuti rekomendasi dari Bawaslu seperti PSU di TPS 15 Bayoning Laok, penghitungan ulang di TPS 12 Desa Cukong, TPS 8 Katol Barat," ujarnya.

"Kalau ada pelanggaran baik PPK, PPS, akan kita lakukan evaluasi, akan ditindak lanjuti kalau memang terbukti kecurangan dilakukan oleh penyelenggara KPU," kata Fauzan.

Ditanya terkait video salah satu caleg incumbet yang membawa dan memasukkan surat suara ke kotak suara, Fauzan berharap kepada Bawaslu agar cepat menindaklajuti hal itu. "Apabila terbukti akan dikenakan pelanggaran pemilu yang sangat berat, dan berakibat fatal," pungkasnya. (uzi/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...