Sabtu, 04 April 2020 18:05

Tuntut PSU dan Penghitungan Ulang, AMPD Geruduk KPU Bangkalan

Selasa, 23 April 2019 21:14 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
Tuntut PSU dan Penghitungan Ulang, AMPD Geruduk KPU Bangkalan
Koorlap AMPD Mathur Husyari berorasi di depan Kantor KPU Bangkalan. foto: FAUZI/ BANGSAONLINE

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Puluhan warga yang menamakan diri sebagai Aliansi Masyarakat Penyelamat Demokrasi (AMPD) menggeruduk Kantor Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan, menyikapi Pemilu Pilpres dan Pileg 2019 di Bangkalan, Selasa (24/04/2019).

Mereka menuntut rekapitulasi di tingkat PPK dihentikan dan dilakukan pemungutan suara ulang (PSU).

Menurut Koorlap AMPD Mathur Husyairi, pihaknya menemukan sejumlah fakta dan data bahwa di Kabupaten Bangkalan terjadi kecurangan secara Terstruktur, Sistematis, dan Massif (TSM). Kecurangan itu di antaranya dilakukan oleh KPPS, dengan tidak menyerahkan C1 kepada saksi. "KPPS menggangap saksi dari caleg, padahal itu saksi dari Partai Politik," papar Mathur.

Atas dasar itulah, ia meminta KPU menghentikan rekapitulasi suara di PPK se-Bangkalan. Selain itu, ia juga meminta dilakukan PSU di Kecamatan Konang, Galis, dan Geger, karena terdapat dugaan kecurangan.

Terkait hal ini, Ketua KPU Bangkalan Fauzan Ja'far meminta kepada AMPD agar menyerahkan bukti-bukti apabila memang menemukan pelanggaran atau kecurangan. Sebab menurutnya, secara umum pelaksanaan pencoblosan dan pemungutan surat suara di 3.825 TPS terlaksana dengan aman dan lancar, serta kondusif.

"Walaupun ada pelanggaran, kita sudah tindaklanjuti rekomendasi dari Bawaslu seperti PSU di TPS 15 Bayoning Laok, penghitungan ulang di TPS 12 Desa Cukong, TPS 8 Katol Barat," ujarnya.

"Kalau ada pelanggaran baik PPK, PPS, akan kita lakukan evaluasi, akan ditindak lanjuti kalau memang terbukti kecurangan dilakukan oleh penyelenggara KPU," kata Fauzan.

Ditanya terkait video salah satu caleg incumbet yang membawa dan memasukkan surat suara ke kotak suara, Fauzan berharap kepada Bawaslu agar cepat menindaklajuti hal itu. "Apabila terbukti akan dikenakan pelanggaran pemilu yang sangat berat, dan berakibat fatal," pungkasnya. (uzi/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...