Senin, 19 Agustus 2019 13:34

Serunya Kartinian Siswi MI NU Gresik: Lomba Fashion Show Bareng Ibu, Juri dari Luar Negeri

Sabtu, 20 April 2019 14:19 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Serunya Kartinian Siswi MI NU Gresik: Lomba Fashion Show Bareng Ibu, Juri dari Luar Negeri
Salah satu siswi MI NU Terati saat fashion show bersama ibunya di red carpet. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada Minggu, 21 April besok, Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MI NU) Terate menggelar lomba fashion show anak dan ibu, di sekolah setempat, Sabtu (20/4).

Para peserta mengenakan pakaian adat nusantara sepeti pakaian adat tulang bawang dari Provinsi Lampung, pakaian adat tradisional Bali, pakaian adat tradisional Jawa, pakaian adat provinsi Kalimantan Tengah dan pakaian adat lainnya.

Lomba ini diikuti oleh 480 siswi MI yang duduk di kelas I sampai kelas V. Sedangkan untuk pertama kalinya, khusus untuk siswi kelas I sampai kelas III lomba fashion show melibatkan wali murid.

Kegiatan bertajuk "Kartini Milenial" ini mengundang decak tawa saat beberapa siswi bersama ibunya berlenggak-lenggok menggunakan pakaian adat bak model di atas catwalk.

Menurut Ketua Panitia Lomba Fashion Show Khozainul Ulum, acara memperingati hari Kartini diadakan untuk menampilkan bentuk keserasian antara anak dan orang tua.

Menurutnya, wali murid cukup antusias mengikuti lomba tersebut. Tak menutup kemungkinan pihaknya akan mengadakan kegiatan serupa tahun depan dan melibatkan seluruh wali murid dari kelas I sampai kelas V.

Bahkan, lomba ini mendatangkan dewan juri berasal dari dalam dan luar negeri. Mereka adalah Joel Lopez (20) dari Perancis, Melda (21) dari Timor Leste, dan Anisa Wahyu Ningtyas yang merupakan Yuk Gresik 2017.

Ketiga juri menilai ekspresi peserta di atas panggung, pergerakan badan, dan cara berjalan. Salah satu juri yang berasal dari Perancis, Joel Lopez mengaku takjub melihat pemandangan anak-anak sekolah dasar yang mengenakan pakaian adat di Indonesia.

Banyaknya pakaian adat yang digunakan membuatnya bangga bisa melihat kekayaan seni di sini. "Fenomena ini baru pertama kali saya lihat, anak-anak lomba menggunakan pakaian adat yang banyak sekali seperti ini. Ini pengalaman luar biasa saya di Indonesia," ungkap dia.

Salah satu peserta, Jihan Hafido Lutfiyah (8) siswi kelas II mengatakan lomba fashion show bareng ibu merupakan hal pertama kali. "Tentu saja saya senang, baru pertama kali sama mama naik di atas panggung," kata dia. (hud/ns) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...