Kamis, 28 Mei 2020 09:08

Pelaku Penyerangan Terhadap Petugas KPPS di Kota Blitar Menyerahkan Diri

Kamis, 18 April 2019 15:44 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Pelaku Penyerangan Terhadap Petugas KPPS di Kota Blitar Menyerahkan Diri
Yunan Amin, pelaku keributan di TPS 16 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pelaku yang membuat keributan di TPS 16 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar saat pelaksanaan pemungutan suara kemarin (17/4), akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Blitar Kota, Kamis (18/4/2019) pagi tadi. Pelaku bernama Yunan Amin (29) warga Jalan Mayang, Kota Blitar.

"Pelaku menyerahkan diri ke Polres Blitar Kota tadi pagi," ungkap Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar.

Menurut dia, keributan di TPS 16 Sukorejo sebenarnya dipicu karena hal sepele. Yakni adanya salah paham antara pelaku dan seorang petugas KPPS bernama Luki Setyo Budi.

"Masalahnya hanya salah paham di antara korban dan pelaku. Kejadianya juga di luar TPS. Pelaku tidak langsung menyerang korban, namun hanya menggertaknya sambil mengacungkan senjata tajam," jelas Adewira.

(Barang bukti sajam jenis pedang milik pelaku yang diamankan polisi sebagai barang bukti)

Polisi juga membantah adanya pembacokan dalam kasus tersebut. Korban hanya mengalami luka ringan di dagu akibat terkena gagang senjata tajam milik pelaku.

"Korban dan petugas KPPS lainnya kemudian berusaha menenangkan pelaku. Saat ditenangkan itu korban terkena gagang sajam pelaku hingga mengalami luka gores ringan di dagu," imbuhnya.

Peristiwa ini berawal saat pelaku tidak mau mencelupkan jarinya ke tinta usai mencoblos. Pelaku langsung keluar dari TPS dan sempat dikejar oleh petugas Linmas. Pelaku kemudian kembali dan mencelupkan jarinya.

Usai mencelupkan jarinya, kemudian pelaku ini pulang. Namun, kembali lagi dengan membawa senjata tajam.

"Sebelumnya ada salah paham antara saya dan dia (korban) terkait masalah pekerjaan. Lalu pas saya keluar TPS saya lupa mencelupkan jari ke tinta. Saya tersinggung karena dibentak untuk mencelupkan jari ke tinta," ungkap Yuhan Amin. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...