Senin, 22 Juli 2019 22:11

Pelaku Penyerangan Terhadap Petugas KPPS di Kota Blitar Menyerahkan Diri

Kamis, 18 April 2019 15:44 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Pelaku Penyerangan Terhadap Petugas KPPS di Kota Blitar Menyerahkan Diri
Yunan Amin, pelaku keributan di TPS 16 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pelaku yang membuat keributan di TPS 16 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar saat pelaksanaan pemungutan suara kemarin (17/4), akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Blitar Kota, Kamis (18/4/2019) pagi tadi. Pelaku bernama Yunan Amin (29) warga Jalan Mayang, Kota Blitar.

"Pelaku menyerahkan diri ke Polres Blitar Kota tadi pagi," ungkap Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar.

Menurut dia, keributan di TPS 16 Sukorejo sebenarnya dipicu karena hal sepele. Yakni adanya salah paham antara pelaku dan seorang petugas KPPS bernama Luki Setyo Budi.

"Masalahnya hanya salah paham di antara korban dan pelaku. Kejadianya juga di luar TPS. Pelaku tidak langsung menyerang korban, namun hanya menggertaknya sambil mengacungkan senjata tajam," jelas Adewira.

(Barang bukti sajam jenis pedang milik pelaku yang diamankan polisi sebagai barang bukti)

Polisi juga membantah adanya pembacokan dalam kasus tersebut. Korban hanya mengalami luka ringan di dagu akibat terkena gagang senjata tajam milik pelaku.

"Korban dan petugas KPPS lainnya kemudian berusaha menenangkan pelaku. Saat ditenangkan itu korban terkena gagang sajam pelaku hingga mengalami luka gores ringan di dagu," imbuhnya.

Peristiwa ini berawal saat pelaku tidak mau mencelupkan jarinya ke tinta usai mencoblos. Pelaku langsung keluar dari TPS dan sempat dikejar oleh petugas Linmas. Pelaku kemudian kembali dan mencelupkan jarinya.

Usai mencelupkan jarinya, kemudian pelaku ini pulang. Namun, kembali lagi dengan membawa senjata tajam.

"Sebelumnya ada salah paham antara saya dan dia (korban) terkait masalah pekerjaan. Lalu pas saya keluar TPS saya lupa mencelupkan jari ke tinta. Saya tersinggung karena dibentak untuk mencelupkan jari ke tinta," ungkap Yuhan Amin. (ina/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...