Senin, 21 Oktober 2019 06:14

Diduga Lakukan Politik Uang, 4 Lansia Laporkan Caleg Partai Demokrat ke Bawaslu Banyuwangi

Selasa, 16 April 2019 20:29 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ganda Siswanto
Diduga Lakukan Politik Uang, 4 Lansia Laporkan Caleg Partai Demokrat ke Bawaslu Banyuwangi
Emak-emak saat menunjukan barang bukti money politics di kantor Bawaslu Banyuwangi.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Hari kedua masa tenang Pemilu 2019 diwarnai dugaan politik uang. Sejumlah emak dari Lingkungan Karangbaru, Kelurahan Panderejo, Kecamatan Kota Banyuwangi, menggeruduk Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Banyuwangi di Jalan Dr. Soetomo untuk mengadukan hal itu.

Pelaporan dilakukan pada Senin (15/4) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB. Emak-emak itu datang ke Bawaslu sambil membawa amplop berisi uang Rp 50 ribu. Mereka melapor didampingi oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Kolektif Aliansi Rakyat Miskin (DPK-ARM) Kabupaten Banyuwangi Muhammad Helmi Rosyadi.

Helmi mengungkapkan bahwa orang yang memberi amplop diperintah wanita berinisial 'K' yang putranya menjadi caleg Partai Demokrat. Selama ini, caleg dari Partai Demokrat untuk DPRD Banyuwangi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banyuwangi 1 itu tak pernah memberi sedekah uang kepada empat emak yang melapor ke Bawaslu. Sehingga pemberian amplop berisi uang secara tiba-tiba tersebut mengundang kecurigaan sebagai politik uang (money politics).

"Kenapa sedekahnya baru sekarang, ketika anaknya menjadi Caleg. Kenapa tidak dari dulu?," ungkap Helmi.

Informasi yang didapat, warga yang diberi amplop hampir satu lingkungan. "Dan barang bukti dari empat amplop dari wanita lansia itu sudah kami laporkan ke Bawalu Kabupaten Banyuwangi," ujar aktivis yang juga aktif di Lingkar Studi Kerakyatan (Laskar) tersebut.

Anang Lukman Afandi, Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Banyuwangi saat dikonfirmasi di kantornya (16/4) mengatakan telam menerima laporan tersebut. Kini pihaknya tengah melakukan kajian.

“Tadi pagi, kami Gakkumdu Banyuwangi telah melakukan pembahasan pertama. Kami memutuskan untuk melakukan proses penyelidikan lebih lanjut dengan memanggil pihak pelapor dan terlapor,” kata Anang kepada awak media

Anang juga menerangkan, jika nanti dalam penyelidikan terbukti melanggar hukum dan memiliki kekuatan hukum tetap maka caleg yang dilaporkan dapat didiskualifikasi. (gda/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...