Salah satu pelaku saat diinterogasi di Mapolda Jatim.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Beredar video pengakuan AS atau AP soal aksi pembantaian hingga mutilasi yang mereka lakukan pada guru honorer Budi Hartanto (28). Video terlihat saat sebelum pelaku disidik.
Pengakuan AS, mereka bekerja sama dalam pembunuhan terhadap Budi. Mereka berbagi tugas sesuai peran masing-masing. Setelah korban meninggal, AS mengaku memenggal kepala Budi terlebih dahulu kemudian dilanjutkan AJ.
BACA JUGA:
- Polres Blitar Ungkap Motif Kematian Ibu Rumah Tangga di Desa Boro
- Polisi Tangkap Perempuan yang Diduga Bunuh Mertua di Blitar
- Polres Mojokerto Tangkap Pembunuh Mutilasi di Lakarsantri Surabaya, Tinggal Satu Kos dengan Korban
- Misteri Kematian Wanita di Kota Blitar Terungkap, Kekasih Gelap Jadi Tersangka
"Pertama saya, dilanjutkan AJ," kata AS saat diinterogasi petugas Subdit III Jatanras Polda Jatim yang dilihat BANGSAONLINE.com melalui video yang beredar, Sabtu (13/4).
Setelah memutilasi leher korban, AS dan AJ pun memasukkan mayat Budi yang tanpa busana ke dalam koper. Keduanya melakukan aksi ini bersama. "Berdua (memasukkan ke koper)," imbuh AS.
Tak hanya itu, pelaku juga membuang kepala dan koper yang berisi mayat berdua. Untuk koper dibuang di dekat aliran sungai di Blitar, sementara untuk kepala dibuang di Kediri.
"Berdua. (Kepalanya dibuang) di sungai," lanjut AS.
Hingga kini, kedua pelaku telah dibawa ke Mapolda Jatim sejak Jumat (12/4) malam. Saat berjalan ke ruang penyidik, keduanya juga terlihat berjalan pincang. Selain itu, nampak pula perban pada kaki, yang diketahui untuk membebat luka bekas tembakan. (ana/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




