Rabu, 27 Mei 2020 02:27

BKNU Gandeng UTM Kembangkan Kawasan Ekonomi Khusus Garam di Madura

Senin, 08 April 2019 21:52 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fauzi
BKNU Gandeng UTM Kembangkan Kawasan Ekonomi Khusus Garam di Madura
Wakil Gubenur Jatim Dr.Emil Elistianto Dardak foto bersama.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Badan Kemaritiman Nahdatul Ulama (BKNU) Jatim meneken kerja sama dengan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dalam rangka pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Garam di Madura, Senin (8/4).

Penandatanganan kerja sama Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Garam itu dihadiri Wakil Gubenur Jatim Dr. Emil Dardak sebagai keynote speaker, bertempat di Gedung Direktorat Lt. 10 UTM.

Turut hadir juga Ketua BRSDM KKP Prof Sjarief Widjaja, Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim Abdul Wahid Mahfudz, Bakorwil Madura, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim, Perwakilan Bupati se-Madura, Ketua PCNU se-Madura, serta Asosiasi Petambak Garam Nusantara (Aspegnu). 

Wakil Gubernur Jatim Dr. Emil Elistianto Dardak mengapresiasi kerja sama antara BKNU dan UTM dalam rangka meningkatkan produksi dan kualitas garam yang ada di Pulau Madura. Ia berharap kerja sama itu memberikan manfaat, salah satunya bagaimana mengatasi kerentanan terhadap kondisi cuaca.

"Yaitu dengan beberapa teknologi seperti flow down teknologi yang sedang diuji coba di tambak milik UTM di Kabupaten Pamekasan," kata Emil.

Dalam kesempatan itu, Emil juga meminta agar BKNU dan UTM mencoba menerapkan teknologi yang terbaru agar kualitas garam Madura NaCl di atas 95%. Bukan hanya sebatas komsumsi, tapi bisa masuk ke Industri sebagaimana UTM kerja sama dengan Jepang.

Terkait dengan impor garam, menurutnya butuh peran semua pihak termasuk elemen NU dan jaringannya melakukan pengawasan bottom-up dari masyarakat.

Sementara Rektor Trunojoyo Madura (UTM) Dr. Syarif mengatakan, kerja sama ini sangat strategis bagi UTM, baik pengembangan teknologinya atau pun bisnisnya. "Oleh karena itu, UTM membangun link permanen dengan Perguruan Tinggi (PT), masyarakat, pemerintah, media, dan komunitas," kata Syarif.

Saat ini, kata Syarif, inovasi garam yang berhasil dikembangkan oleh UTM antara lain garam pangan seperti garam kesehatan, rumput laut, kelor, serta garam lifestyle, dan industri.

"Maka untuk kepentingan inovasi pada 11 Juni 2018 UTM inisiasi pembukaan tambak garam yang ada di Pamekasan," ujar Rektor. (uzi/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...