Jumat, 07 Mei 2021 22:18

DPRD Jatim Sambut Pembentukan Tim Reaksi Cepat Terkait Pelaksanaan PPDB

Senin, 08 April 2019 11:16 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Nur Khasanah Yulistiani
DPRD Jatim Sambut Pembentukan Tim Reaksi Cepat Terkait Pelaksanaan PPDB
Agus Dono Wibawanto, Anggota Komisi E DPRD Jatim.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anggota Komisi E DPRD Jatim Agus Dono Wibawanto mengaku dirinya memberikan apresiasi pembentukan tim reaksi cepat atau quick response yang bertugas melayani pertanyaan dari masyarakat terkait pelaksanaan PPDB tersebut.

Alasannya, selama ini dengan sistem zonasi yang diberlakukan banyak orang tua siswa mengeluh akan sistem tersebut. Banyak pengaduan ke kami atas sistem zonasi saat ini diberlakukan.

“Kami berharap dengan adanya tim reaksi cepat ini bisa mengatasi kebingungan ortu siswa dalam mencari sekolah yang terbaik baik bagi putra/putrinya,” ungkap anggota Komisi E DPRD Jatim Agus Dono Wibawanto, Senin (8/4/2019).

Diungkapkan oleh pria yang juga ketua FPD DPRD Jatim ini, pihaknya berharap tim ini bisa memberikan penjelasan secara detail terkait PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) di Jatim.

BACA JUGA : 

​PAN Jatim: Perlu Perbaikan Struktur dan Jadikan Komoditas Pangan Strategis Agar Impor Berkurang

Hindari Potensi Klaster Salat Ied, Dewan Minta Pemprov Segera Keluarkan Juklak

PKB Tunjuk Erjik Bintoro Gantikan Chusainuddin

​PAW F-PKB, Mantan Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri Gantikan Chusainuddin

“Jangan sampai ortu siswa salah informasi dalam menyekolahkan anaknya di sekolah yang tidak tepat,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa akan membentuk tim reaksi cepat atau quick response yang bertugas melayani pertanyaan dari masyarakat terkait pelaksanaan PPDB tersebut.

“Tim ini akan memberikan quick response kepada masyarakat, khususnya orang tua yang sedang mencari sekolah terbaik untuk anaknya yang ingin masuk ke SMA/SMK,” kata Gubernur Khofifah saat memimpin rapat terbatas terkait pendidikan di gedung DPRD Jatim.

Khofifah mengatakan, tim quick response dibutuhkan karena masyarakat membutuhkan pelayanan informasi dan konsultasi secara tepat dan cepat terkait PPDB, khususnya terkait informasi zonasi, baik yang berada didalam maupun diluar zona, kemudian yang berada didalam maupun diluar kota.

Orang nomor satu di Jatim ini menambahkan, tim quick response tersebut ke depan juga bertugas untuk melayani informasi terkait program Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) gratis, maupun informasi tentang guru tidak tetap (GTT), dan pegawai tidak tetap (PTT). Kemudian agar informasi tersebut valid, Khofifah juga meminta disiapkan press release resmi. (yul/dur)

Suami Takut Istri
Kamis, 06 Mei 2021 18:19 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dalam seminar bertema gender, Gus Dur ditanya seorang peserta. Pertanyaannya sangat sensitif dan pribadi. “Gus, katanya beberapa kiai juga takut pada istri. Apa Gus Dur juga takut pada istri?,” tanya orang itu....
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Jumat, 07 Mei 2021 06:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wartawan kondang Dahlan Iskan mencatat dua waswas setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 ternyata minus hampir 1 persen.Apa saja? Silakan baca tulisan wartawan kawakan itu di HARIAN BANGSA dan BANGSA...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 07 Mei 2021 10:42 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...