Selasa, 25 Juni 2019 01:35

Berburu Belalang, PNS di Pacitan Jatuh ke Jurang Gunung Macan

Rabu, 20 Maret 2019 11:29 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Berburu Belalang, PNS di Pacitan Jatuh ke Jurang Gunung Macan
Upaya pencarian korban masih dilakukan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Berniat mencari belalang di hutan, seorang PNS di Pacitan dikabarkan hilang terperosok ke dalam jurang sedalam ratusan meter yang berlokasi di Dusun Sempon Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan. Korban yang diketahui bernama Joko Suharjana, Kepala MTS Dinul Islam Desa Dersono ini, diperkirakan tewas mengingat dalamnya jurang tempat ia terjatuh.

Namun begitu, petugas belum bisa memastikan nasib korban. Sebab sampai detik ini masih dilakukan upaya pencarian dengan melibatkan semua unsur. Baik itu TNI/Polri dan Tim SAR dari BPBD. Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Didik Alih Wibowo mengatakan, korban tercatat sebagai warga RT 02/RW 04 Dusun Sempon, Desa Watukarung.

"Sekira pukul 18.20 WIB, Selasa (19/3) kemarin, korban bersama beberapa orang warga pergi ke hutan seputaran Dusun Sempon untuk mencari belalang kayu dengan menggunakan penerangan senter. Mereka berburu belalang dengan cara berpencar," kata Didik, Rabu (20/3).

Namun sekira jam 23.45 WIB, saat korban bersama warga lainnya tengah asyik mencari belalang, ia diduga terpeleset ke dalam jurang. Sebab selain kondisi hutan yang sangat gelap, penerangan yang dibawa juga sangat minim. "Dimungkinkan korban tidak mengetahui kalau ada luweng atau lembah, sehingga korban terperosok ke dalam lubang tersebut," jelasnya.

Tak lama berselang, warga yang saat itu ikut masuk ke hutan, di antaranya Suyitno, Suratno, dan Puryanto berusaha mencari keberadaan korban di sekitar TKP. Ada sejumlah petunjuk yang diduga korban terperosok ke dalam jurang. Seperti jejak kaki dan patahan semak-semak.

Mengetahui kejanggalan itu, Suyitno berusaha teriak memanggil dan menelepon hp milik korban. Akan tetapi tidak ada suara dari dalam jurang Gunung Macan tersebut. "Korban diperkirakan sudah meninggal. Sekira pukul 00.00 WIB, Suyitno bersama rekan-rekannya melaporkan kejadian tersebut ke Kasun Sempon, Pak Joko Triyono. Kemudian, bersama warga berusaha mencari disekitar lokasi Luweng Gunung Macan itu," cerita Didik.

Setelah upaya pencarian selama satu jam lebih tak membuahkan hasil, warga akhirnya berniat melaporkan persoalan tersebut ke Polsek Pringkuku dan BPBD. Saat ini warga bersama komponen TNI/Polri dan TRC BPBD masih berupaya mencari keberadaan korban. (yun/dur)

Senin, 24 Juni 2019 12:08 WIB
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Novita Hardiny, istri dari Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin menegaskan kebersihan di kawasan wisata merupakan hal yang harus dijaga, baik oleh pemerintah, masyarakat, termasuk pengunjung wisata itu sendiri.Perny...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Sabtu, 22 Juni 2019 17:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat kepad...
Sabtu, 22 Juni 2019 13:55 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...