Rabu, 17 Juli 2019 14:39

Kunjungi Bangkalan, UAS Ajak Masyarakat Madura Lestarikan Tahlil, Ziarah Kubur, dan Maulid Nabi

Senin, 18 Maret 2019 22:23 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fauzi
Kunjungi Bangkalan, UAS Ajak Masyarakat Madura Lestarikan Tahlil, Ziarah Kubur, dan Maulid Nabi
UAS saat memberikan ceramahnya.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Puluhan ribu jamaah membanjiri pengajian akbar Ustadz H. Abdul Somad, Lc. MA yang digelar oleh Ikatan Masyarakat Madura (Ikama) di lapangan Ikama Jl. Raya Suramadu Bangkalan, Senin (18/3).

Hasil pantauan BANGSONLINE.com, tampak dalam pengajian akbar tersebut, Bupati Bangkalan, Kapolres Bangkalan, Ketua PCNU, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan Muslimat yang datang dari berbagai penjuru Bangkalan. Bahkan ada yang dari Surabaya. 

Pengajian ini bertajuk "Mensyukuri Nikmat Allah SWT & Mempertahankan Budaya Sesuai dengan Syariat Islam".

Berdasarakan informasi yang dihimpun, awalnya Ustad Abdul Somat (UAS) tak bersedia untuk menghadiri pengajian di Pulau Madura, mengingat padatnya jadwal sampai tahun 2020. Namun, UAS panggilan akrabnya, akhir bersedia setelah tahu bahwa yang mengundang adalah KH. Achmad Fauzi Tijani, pengasuh Pondok Pesantren Al Amin Prenduan Kecamatan Pragaan Sumenep. KH. Achmad Fauiz Tijani diketahui merupakan kakak kelasnya saat berada di Al Azhar Cairo.

Dalam cerahmanya, UAS membahas persoalan pembacaan tahlil, ziarah kubur, maulid nabi, pembacaan berzanji dalam madzhab Imam Syafii. Menurutnya, tradisi-tradisi tersebut sangat dianjurkan. Ia mencontohkan ziarah kubur yang bisa menjadi pengingat akan kematian. 

"Selain tujuannya memberikan sambungan doa bagi yang telah wafat, apalagi bagi para Waliyullah, adalah mengambil wasilahnya bagi wali tersebut, bukan minta kepadanya," ucapnya.

Ia berpesan kepada masyarakat Madura untuk tidak menghilangkan budaya Islam yang ada. "Insya allah masyarakat Madura sampai saat ini masih mempertahankan budaya sesuai dengan Syariat Islam," tuturnya.

H. Rawi sebagai Ketua Ikama menjelaskan bahwa Tabligh Akbar ini dalam rangka mendoakan keselamatan bangsa Indonesia menjelang dan pasca Pemilu, khususnya masyarakat Bangkalan.

"Selain itu, pemilihan UAS sebagai penceramah karena beliau sampai saat ini netral belum terkontaminasi oleh pihak-pihak tertentu," ujarnya. (bkl1/uzi/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...