Jumat, 24 Mei 2019 05:04

Modal Sabit, Pria di Kediri Ini Bobol Rumah Kosong

Jumat, 15 Maret 2019 19:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
Modal Sabit, Pria di Kediri Ini Bobol Rumah Kosong
Pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Wates.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Suwandi (38) warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, harus berurusan dengan Unit Reskrim Polsek Wates. Dia diamankan petugas karena melakukan pencurian dengan pemberatan.

Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Wates untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasi Humas Polsek Wates Aipda Agung mengungkapkan penangkapan tersebut dilakukan setelah mendapat laporan dari Tri Wahyudi (48). Pria asal warga Desa Sumberagung, Kecamatan Wates tersebut melakukan pencurian di rumah milik Tri saat keadaan kosong.

“Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 20.30 WIB. Pada saat itu rumah dalam keadaan kosong,” ungkap Aipda Agung, Jumat (15/3/2019).

Dalam melakukan aksinya, pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat tembok pagar pembatas rumah. Pelaku kemudian mencongkel pintu dengan menggunakan sabit yang diambil dari dapur rumah korban. Berhasil masuk, Suwandi langsung melakukan eksekusi.

"Pelaku hanya modal sabit," beber Aipda Agung.

Beberapa barang berharga milik korban dan keluarganya digasak oleh pelaku. Adapun barang yang berhasil diambil diantaranya mengambil uang tunai milik korban.

Selain itu, Suwandi juga mengambil sebuah laptop milik anak korban yang ditaruh di kamar milik korban.

“Setelah melakukan aksi pencurian, pelaku membawa pulang barang hasil curian. Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 7.900.000,” tegas Aipda Agung.

Mendapat laporan tersebut petugas melakukan serangkaian penyelidikan. Petugas meminta keterangan para saksi dan berhasil mengidentifikasi pelaku. Tersangka dan barang bukti langsung diamankan petugas kepolisian untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman pidana penjara selama lima tahun,” ungkap Aipda Agung. (rif/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...