Minggu, 26 Mei 2019 11:19

Edi Gunarso, Pengabdian Seorang Guru Daerah Terpencil di Madiun

Kamis, 14 Maret 2019 18:06 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Hendro Utomo
Edi Gunarso, Pengabdian Seorang Guru Daerah Terpencil di Madiun
Wartawan BANGSAONLINE.com, foto bersama Edi Gunarso (berbatik), lokasi di SDN Kare 7 Kabupaten Madiun. foto: ist

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Begitu banyak perjuangan seorang guru demi mencerdasan anak bangsa. Dengan penuh kesabaran, mereka mengajar untuk mempersiapkan calon penerus bangsa. Tak sedikit dari mereka yang dalam mengabdikan diri mendidik anak bangsa, sampai mengeluarkan dana pribadinya.

Salah satunya yakni, Edi Gunarso (55), yang berdomisili di Maospati Magetan. Dia bekerja mengajar di SDN Kare 7, Kabupaten Madiun.

Kepada BANGSAONLINE.com, Gunarso menceritakan sejarah pengabdiannya dimulai sejak tahun 1986. Awal diangkat menjadi seorang guru, Edi tidak diberi pinjaman bank untuk membeli sebuah sepeda motor. Akibatnya, ia harus berjalan kaki ke lokasi tugas selama lebih dari tiga jam dengan medan yang terjal dan berjurang.

SD Negeri Kare 7 yang berlokasi di daerah perkebunan kopi Kandangan, Dusun Jeladri, Desa Kare, Kecamatan Kare ini hanya memiliki total 6 murid, 3 murid kelas 3 dan 3 murid kelas 4. Ditambah mengajar 1 siswa PAUD.

“Saya mengajar 6 murid itu tidak di sini (ruang kelas SD Kare 7), tapi harus berjalan lagi sekitar 5 kilometer ke atas untuk menemui mereka. Di pagi hari jam 8, saya ngajar dulu yang PAUD. Ini anak cerdas dan gampang nyantol sehingga saya senang meskipun hanya satu anak,” terang Gunarso.

Selesai mengajar PAUD, ia baru naik ke atas untuk mengajar murid-muridnya. "Murid-murid saya ini harus ngarit dulu, dan baru bisa belajar selesai ngarit. Dan itupun saya bawa jajanan ringan dan uang saya, biar murid lebih semangat saat diajar,” tambahnya.

Edi menerangkan, kendala yang ada di daerah ini yaitu tingkat kesejahteraannya yang kurang sehingga banyak yang pergi meninggalkan perkebunanan. Sedangkan yang tinggal usia yang tidak produktif (tidak bisa hamil).

“Ini merupakan masalah, dan siswa yang ada butuh perhatian lebih (dengan kebutuhan khusus),” terang Gunarso.

Ia berharap ke depan fasilitas sekolah di daerah terpencil bisa dilengkapi. Serta akses jalan menuju tempat dirinya mengajar bisa segera diperbaiki.

"Saya berharap siswa ini juga anak bangsa seyogyanya ada perhatian lebih dari pemerintah. Dan berharap untuk tunjangan guru daerah terpencil dianggarkan lagi dari pusat seperti dulu. Hal ini bisa menjadikan kami guru terpencil lebih semangat. Lima tahun lagi saya pensiun saya akan kasihan pengganti saya kalau tidak ada tambahan tunjangan lainnya," pungkasnya. (hen/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...