Senin, 25 Maret 2019 17:54

Edi Gunarso, Pengabdian Seorang Guru Daerah Terpencil di Madiun

Kamis, 14 Maret 2019 18:06 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Hendro Utomo
Edi Gunarso, Pengabdian Seorang Guru Daerah Terpencil di Madiun
Wartawan BANGSAONLINE.com, foto bersama Edi Gunarso (berbatik), lokasi di SDN Kare 7 Kabupaten Madiun. foto: ist

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Begitu banyak perjuangan seorang guru demi mencerdasan anak bangsa. Dengan penuh kesabaran, mereka mengajar untuk mempersiapkan calon penerus bangsa. Tak sedikit dari mereka yang dalam mengabdikan diri mendidik anak bangsa, sampai mengeluarkan dana pribadinya.

Salah satunya yakni, Edi Gunarso (55), yang berdomisili di Maospati Magetan. Dia bekerja mengajar di SDN Kare 7, Kabupaten Madiun.

Kepada BANGSAONLINE.com, Gunarso menceritakan sejarah pengabdiannya dimulai sejak tahun 1986. Awal diangkat menjadi seorang guru, Edi tidak diberi pinjaman bank untuk membeli sebuah sepeda motor. Akibatnya, ia harus berjalan kaki ke lokasi tugas selama lebih dari tiga jam dengan medan yang terjal dan berjurang.

SD Negeri Kare 7 yang berlokasi di daerah perkebunan kopi Kandangan, Dusun Jeladri, Desa Kare, Kecamatan Kare ini hanya memiliki total 6 murid, 3 murid kelas 3 dan 3 murid kelas 4. Ditambah mengajar 1 siswa PAUD.

“Saya mengajar 6 murid itu tidak di sini (ruang kelas SD Kare 7), tapi harus berjalan lagi sekitar 5 kilometer ke atas untuk menemui mereka. Di pagi hari jam 8, saya ngajar dulu yang PAUD. Ini anak cerdas dan gampang nyantol sehingga saya senang meskipun hanya satu anak,” terang Gunarso.

Selesai mengajar PAUD, ia baru naik ke atas untuk mengajar murid-muridnya. "Murid-murid saya ini harus ngarit dulu, dan baru bisa belajar selesai ngarit. Dan itupun saya bawa jajanan ringan dan uang saya, biar murid lebih semangat saat diajar,” tambahnya.

Edi menerangkan, kendala yang ada di daerah ini yaitu tingkat kesejahteraannya yang kurang sehingga banyak yang pergi meninggalkan perkebunanan. Sedangkan yang tinggal usia yang tidak produktif (tidak bisa hamil).

“Ini merupakan masalah, dan siswa yang ada butuh perhatian lebih (dengan kebutuhan khusus),” terang Gunarso.

Ia berharap ke depan fasilitas sekolah di daerah terpencil bisa dilengkapi. Serta akses jalan menuju tempat dirinya mengajar bisa segera diperbaiki.

"Saya berharap siswa ini juga anak bangsa seyogyanya ada perhatian lebih dari pemerintah. Dan berharap untuk tunjangan guru daerah terpencil dianggarkan lagi dari pusat seperti dulu. Hal ini bisa menjadikan kami guru terpencil lebih semangat. Lima tahun lagi saya pensiun saya akan kasihan pengganti saya kalau tidak ada tambahan tunjangan lainnya," pungkasnya. (hen/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...