Selasa, 26 Maret 2019 18:12

Khofifah Ajak Tiongkok Kerja Sama Bidang Pertanian, Pendidikan, dan IT

Selasa, 12 Maret 2019 21:16 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M Didi Rosadi
Khofifah Ajak Tiongkok Kerja Sama Bidang Pertanian, Pendidikan, dan IT
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berdialog dengan Duta Besar RRT Xiao Qian di Gedung Negara Grahadi. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan keinginannya untuk membangun kerja sama dengan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang lebih kuat dan luas. Salah satu kerja sama tersebut di antaranya bidang pertanian, pendidikan, dan Infomasi Teknologi (IT).

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkeinginan untuk meningkatkan kerja sama yang lebih kuat, luas, dengan Pemerintah RRT, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan,” ungkapnya saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) RRT Xiao Qian di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (12/3).

Keinginan untuk membangun kerja sama dengab Pemerintah RRT mengingat negara tersebut sangat mumpuni di bidang teknologi pertanian, pendidikan vokasi, pengentasan kemiskinan, koperasi, serta dunia IT.

Lebih lanjut dipaparkan, bahwa saat ini kemiskinan tertinggi di Jawa Timur berada di pedesaan. Sehingga perlu untuk segera dilakukan tindakan untuk meningkatkan kesejahteraannya. Salah satu cara yang dapat dilakukan yakni lewat pemberdayaan kaum perempuan.

Salah satunya dengan cara mengelola tanah pertanian yang tidak seberapa luas untuk ditanami bunga mawar dan bunga anggrek.

Pilihan tersebut dinilai karena semakin menyusutnya lahan pertanian di Jawa Timur. Sehingga apabila ditanami padi hasilnya kurang dapat mengungkit perekonomian keluarga di pedesaan.

“Selain itu, kondisi suhu udara di pedesaan yang sangat mendukung untuk ditanami bunga mawar dan anggrek, serta pangsa pasar untuk komoditas kedua tanaman tersebut di Jawa Timur khususnya, dan Indonesia pada umumnya, cukup besar,” paparnya.

Sementara di bidang pendidikan, saat ini kondisi SMK dibanding SMU 70 persen : 30 persen. Walaupun demikian masih ada kendala yaitu belum tersedianya balai latihan kerja yang berakibat lahirnya banyak pengangguran terbuka berasal dari lulusan SMK dengan jumlah cukup tinggi.

Untuk menyelesaikan permasalahan SMK, Gubernur Khofifah berharap ada kerjasama bidang pendidikan vokasi dalam bentuk SMK pengampu.

“Dengan sistem pengampu diharapkan ada transformasi ilmu pengetahuan, ada tutor yang mengajari keahlian sesuai dengan minat siswa," jelasnya.

Dengan sistem tersebut, jelas Gubernur Khofifah, diharapkan siswa sudah dapat menciptakan lapangan kerja sendiri sehingga akan mengurangi angka pengangguran terbuka di Jawa Timur.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga berharap agar Startup Ali Baba Group yang didirikan oleh Jack Ma dapat berinvestasi di Jawa Timur yang tentunya akan disambut oleh kaum milenial di Jatim yang jumlahnya mencapai 41 persen dari penduduk Jatim.

“Bonus demografi saat ini telah terjadi di Jatim, Starup Ali Baba diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi kaum milenial,” harapnya. (mdr/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...