Minggu, 26 Mei 2019 23:04

Khofifah Ajak Tiongkok Kerja Sama Bidang Pertanian, Pendidikan, dan IT

Selasa, 12 Maret 2019 21:16 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M Didi Rosadi
Khofifah Ajak Tiongkok Kerja Sama Bidang Pertanian, Pendidikan, dan IT
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berdialog dengan Duta Besar RRT Xiao Qian di Gedung Negara Grahadi. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan keinginannya untuk membangun kerja sama dengan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang lebih kuat dan luas. Salah satu kerja sama tersebut di antaranya bidang pertanian, pendidikan, dan Infomasi Teknologi (IT).

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkeinginan untuk meningkatkan kerja sama yang lebih kuat, luas, dengan Pemerintah RRT, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan,” ungkapnya saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) RRT Xiao Qian di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (12/3).

Keinginan untuk membangun kerja sama dengab Pemerintah RRT mengingat negara tersebut sangat mumpuni di bidang teknologi pertanian, pendidikan vokasi, pengentasan kemiskinan, koperasi, serta dunia IT.

Lebih lanjut dipaparkan, bahwa saat ini kemiskinan tertinggi di Jawa Timur berada di pedesaan. Sehingga perlu untuk segera dilakukan tindakan untuk meningkatkan kesejahteraannya. Salah satu cara yang dapat dilakukan yakni lewat pemberdayaan kaum perempuan.

Salah satunya dengan cara mengelola tanah pertanian yang tidak seberapa luas untuk ditanami bunga mawar dan bunga anggrek.

Pilihan tersebut dinilai karena semakin menyusutnya lahan pertanian di Jawa Timur. Sehingga apabila ditanami padi hasilnya kurang dapat mengungkit perekonomian keluarga di pedesaan.

“Selain itu, kondisi suhu udara di pedesaan yang sangat mendukung untuk ditanami bunga mawar dan anggrek, serta pangsa pasar untuk komoditas kedua tanaman tersebut di Jawa Timur khususnya, dan Indonesia pada umumnya, cukup besar,” paparnya.

Sementara di bidang pendidikan, saat ini kondisi SMK dibanding SMU 70 persen : 30 persen. Walaupun demikian masih ada kendala yaitu belum tersedianya balai latihan kerja yang berakibat lahirnya banyak pengangguran terbuka berasal dari lulusan SMK dengan jumlah cukup tinggi.

Untuk menyelesaikan permasalahan SMK, Gubernur Khofifah berharap ada kerjasama bidang pendidikan vokasi dalam bentuk SMK pengampu.

“Dengan sistem pengampu diharapkan ada transformasi ilmu pengetahuan, ada tutor yang mengajari keahlian sesuai dengan minat siswa," jelasnya.

Dengan sistem tersebut, jelas Gubernur Khofifah, diharapkan siswa sudah dapat menciptakan lapangan kerja sendiri sehingga akan mengurangi angka pengangguran terbuka di Jawa Timur.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga berharap agar Startup Ali Baba Group yang didirikan oleh Jack Ma dapat berinvestasi di Jawa Timur yang tentunya akan disambut oleh kaum milenial di Jatim yang jumlahnya mencapai 41 persen dari penduduk Jatim.

“Bonus demografi saat ini telah terjadi di Jatim, Starup Ali Baba diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi kaum milenial,” harapnya. (mdr/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...