Selasa, 07 Juli 2020 19:33

Korupsi Dana Jaspel BPJS Rp 2,4 M, Mantan Kadinkes Gresik Divonis 6 Tahun Penjara

Selasa, 12 Maret 2019 16:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Korupsi Dana Jaspel BPJS Rp 2,4 M, Mantan Kadinkes Gresik Divonis 6 Tahun Penjara
Mantan Gresik dr. M. Nurul Dholam ketika dikirim ke Lapas Banjarsari, Cerme, oleh Kejari Gresik beberapa waktu lalu. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sidang kasus korupsi dana kapitasi jasa pelayanan (Jaspel) BPJS Kesehatan tahun 2016-2017 dengan terdakwa mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, dr. M. Nurul Dholam, mencapai babak akhir, Selasa (12/3). Sidang yang digelar oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya kali ini memasuki agenda vonis.

Dalam sidang tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya diketuai Wiwin Arodawanti menvonis terdakwa Nurul Dholam dengan hukuman selama 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan penjara. 

Terdakwa juga diwajibkan mengganti kerugian negara sebesar Rp 1.956.360.976 subsidair 10 bulan. Sementara uang 500 juta sebagai uang pengganti yang dititipkan terdakwa ke Kejari Gresik diserahkan ke negara.

Vonis tersebut confirm dari tuntutan Jaksa Pidsus Kejari Gresik beberapa minggu yang lalu. Dalam amar putusannya, hakim sependapat dengan dakwaan tim JPU Kejari Gresik yang dipimpin oleh Kasi Pidsus Andrie Dwi Subianto.

Terdakwa dr. Dholam dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi pungutan dana kapitasi Jaspel BPJS di 32 Puskesmas dan Pustu di Kabupaten Gresik sebesar Rp 2,451 miliar pada tahun 2016-2017.

"Terdakwa melanggar pasal 12 huruf f jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, menghukum terdakwa dengan hukuman 6 tahun penjara," kata Hakim Wiwin saat membacakan amar putusan.

Atas vonis ini, Tim JPU yang dipimpin Andrie Dwi Subianto menyatakan pikir-pikir. Hal serupa juga dilakukan oleh terdakwa melalui kuasa hukumnya Adi Sutrisno, S.H, yang juga menyatakan pikir-pikir.

Sekadar diketahui, dr. M. Nurul Dholam diseret ke PN Tipikor karena didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi dengan cara melakukan pemotongan dana jaspel BPJS sebesar 10 persen di 32 puskesmas di Gresik. Pemotongan itu dilakukan mulai tahun 2016 sampai 2017. Dari hasil korupsi pemotongan jaspel, negara dirugikan sebesar Rp 2,451 miliar. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...