Rabu, 28 Oktober 2020 09:05

Tanah Garapan Digunakan Proyek Kilang Minyak, Warga Jenu Terima Tali Asih Jutaan Rupiah

Minggu, 10 Maret 2019 18:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Tanah Garapan Digunakan Proyek Kilang Minyak, Warga Jenu Terima Tali Asih Jutaan Rupiah
Project Coordinator NGRR Tuban, Kadek Ambara Jaya saat memberikan talih asih kepada penggarap lahan milik KLHK.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 779 warga Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang berasal dari Desa Wadung, Rawasan, Kaliuntu, dan Mentoso menerima talih asih dari Proyek Kilang Minyak NGRR Tuban bertempat di pendopo kecamatan setempat, Minggu (10/3). Pemberian talih asih itu sebagai tindak lanjut proses tukar menukar lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang selama ini digunakan oleh warga untuk keperluan proyek kilang minyak Rosneft.

Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian LHK, Ir Samidi kepada wartawan menjelaskan, penyerahan talih asih ini dikhususkan pada warga yang selama ini mengelola lahan milik negara. Ada 328 hektare lahan milik KLHK yang sudah bertahun-tahun dikelola warga. Akan tetapi, karena lahan tersebut bakal digunakan untuk kepetingan negara, sehingga tanah seluas itu diambil kembali. 

Adapun penerima talih asih itu, rinciannya meliputi Desa Wadung sebanyak 404 orang, Desa Rawasan terdapat sebanyak 100 orang, Desa Mentoso 226 orang, dan Desa Kaliuntu sebanyak 49 orang.

"Hari Senin besok dipastikan talih asih sudah ok. Dan semuanya melalui Bank BNI. Sedangkan, untuk setiap hektarenya penggarap akan mendapatkan uang Rp 20 juta," ujar Samidi.

Project Coordinator NGRR Tuban, Kadek Ambara Jaya, berharap warga bisa memahami tujuan diberikannya tali asih tersebut. Sebab, kilang minyak yang akan segera dibangun kali ini merupakan proyek negara.

"Bagi yang sudah menerima talih asih atau sudah cair diharapkan tidak menanam kembali di lahan tersebut. Sedangkan, yang saat ini sudah menanam, maka akan ditunggu hingga tanamannya tersebut panen. Setelah panen, maka lahan itu akan digunakan sepenuhnya oleh proyek kilang minyak," jelasnya.

"Jika berjalan lancar, selanjutnya kami melakukan pembangunan fisik atau land kliring," pungkasnya.

Sementara itu, Kades Kaliuntu, Kecamatan Jenu, Murtadho mengungkapkan bahwa warganya sudah bisa legowo jika memang lahan yang selama ini digarap diambil untuk proyek kilang minyak. Hal tersebut tak lain berkat tali asih yang diberikan. 

"Secara pribadi dan atas nama warga yang menerima talih asih, kami ucapkan terima kasih kepada KLHK dan pihak Pertamina," tandasnya.

Terpisah, Pak Di (53) salah satu petani asal Desa Rawasan, Kecamatan Jenu yang juga bakal mendapat tali asih, mengaku bingung hendak menggunakan uang Rp 20 juta itu untuk keperluan apa.

"Masih bingung mas, uang ini digunakan untuk apa. Karena lahan yang selama bertahun-tahun saya garap ternyata sudah dipakai Pertamina," beber Pak Di kepada wartawan. (gun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 25 Oktober 2020 12:28 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wisata edukasi berbasis potensi desa di Jawa Timur kembali bertambah. Kali ini, bertempat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Are...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Selasa, 27 Oktober 2020 09:45 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...