Selasa, 18 Juni 2019 18:47

Libatkan Anak di Bawah Umur, Mucikari Prostitusi Online Diamankan Polisi

Jumat, 08 Maret 2019 12:49 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Akina Nur Alana
Libatkan Anak di Bawah Umur, Mucikari Prostitusi Online Diamankan Polisi
Pelaku dikenakan Pasal 88 Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Seorang mucikari prostitusi online diamankan petugas Satreskrim Polres Blitar. Pelaku diketahui memperdagangkan anak di bawah umur kepada pria hidung belang melalui media sosial Facebook.

Pelaku diketahui bernama Reza Satya Angga (23) warga Jalan Bromo, Kelurahan Kepanjenkidul, Kota Blitar. Sedangkan korban adalah dua gadis di bawah umur asal Kediri yang masing-masing berusia 13 dan 14 tahun. Keduanya diketahui juga telah putus sekolah, dan bekerja sebagai penjaga warung di Blitar.

Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha mengatakan, pelaku diamankan saat mengantar kedua korban ke sebuah hotel di Kecamatan Wlingi untuk menemui calon pelanggan.

"Setelah kedua korban menerima job yang ditawarkan, pelaku kemudian mengantar keduanya ke hotel untuk menemui calon pelanggan," ungkap AKBP Anis, Jumat (8/3).

Menurut dia, awalnya kedua korban ditawarkan sebagai Ladies Companion (LC) untuk menemani karaoke. Namun bisa sekaligus dibooking untuk berkencan. Jika ada yang berminat, transaksi dilanjutkan melalui inbox, berlanjut melalui chat WhatsApp.

Keduanya ditawarkan dengan harga Rp 3 juta untuk sekali kencan. Dari nilai tersebut pelaku mengaku mendapatkan keuntungan sebesar Rp 600 ribu.

"Jadi keduanya ditawarkan Rp 3 juta untuk dua korban. Dari jumlah tersebut pelaku mengaku mendapatkan keuntungan sebesar Rp 600 ribu," jelas dia.

Selain dua korban anak di bawah umur, diduga pelaku juga menawarkan korban lain dengan modus yang sama. "Kami masih mendata berapa jumlah korban yang sempat diperdagangkan oleh pelaku," imbuhnya.

Dari hasil penangkapan terhadap pelaku, selain memdapati dua korban gadis di bawah umur, polisi juga mengamankan barang bukti sebuah handphone milik korban dan pelaku yang digunakan untuk bertransaksi. (ina/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...