Minggu, 26 Mei 2019 23:04

Tafsir Al-Isra 26-27: Amal Rangkaian Birrul Walidain

Jumat, 08 Maret 2019 10:18 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: .
Tafsir Al-Isra 26-27: Amal Rangkaian Birrul Walidain

Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag

26. Waaati dzaa alqurbaa haqqahu waalmiskiina waibna alssabiili walaa tubadzdzir tabdziiraan

Dan berikanlah haknya kepada kerabat dekat, juga kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.

27. Inna almubadzdziriina kaanuu ikhwaana alsysyayaathiini wakaana alsysyaythaanu lirabbihi kafuuraan

Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.


TAFSIR AKTUAL:

Setelah Allah SWT membahas keharusan berbakti kepada kedua orang tua, rupanya tidak berhenti hanya itu saja. Ayat studi ini diawali dengan huruf sambung (athaf) dengan menunjuk beberapa amal rangkaian yang harus diamalkan setelah birrul walidain, yakni :

Pertama, memenuhi hak keluarga, seperti bersilaturrahim, menyantuni dan membantu kebutuhan mereka. Kata “haqqah “menujukkan bahwa keluarga dekat yang membutuhkan punya hak atas harta keluarga yang lain yang lebih punya. Terma ini berlaku juga untuk kelompok berikutnya yang ditunjuk oleh ayat kaji ini. Cuma dari sisi urutan, keluarga adalah terdepan.

Kedua, terhadap orang miskin dan itu maklum. Ketiga, ibn al-sabil, musafir atau mahasiswa, santri pondok pesantren yang membutuhkan dana, seperti untuk membayar SPP atau kebutuhan studi lainnya. Menyalurkan zakat untuk beasiswa adalah perbuatan terpuji dan keempat, dilarang memubadzirkan rejeki Tuhan.

Walhasil, setelah berbakti kepada orang tua, maka disuruh bersedekah. Salah satu hikmah didahulukan perintah bakti tersebut mengingat orang tua adalah darah daging dan paling berjasa dalam kehidupan ini. Jadi, bakti tersebut pasti didasari rasa cinta dan menghormat, selain ibadah berpahala. Dengan modal itu diharap berlanjut berbakti kepada keluarga dan seterusnya. Tentu lebih mudah karena sudah latihan lebih dahulu.

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...