Buku Kurikulum 2013 segera Distribusikan

"Jadi siswa tidak ditarik untuk membeli buku ini, sebab semua sudah dibiayai oleh Pemerintah," jelasnya lagi.

Sementara perlu diketahui melalui Perubahan APBD Kabupaten tahun anggaran 2014, Pemerintah Kabupaten juga mengalokasikan anggaran mencapai Rp 5 miliar untuk pengadaan buku bagi siswa di semua jenjang pendidikan. Pengadaan buku tersebut untuk kebutuhan semester 2 pelaksanaan Kurikulum 2013 pada tahun 2015 mendatang. ‘’Hal ini dilakukan agar pada awal tahun 2015 yang merupakan semester kedua tahun pelajaran 2014/2015 tidak terkendala dengan pengadaan buku karena mekanisme penganggaran,’’ imbuhnya.

Kurikulum 2013 merupakan suatu kurikulum yang dibentuk untuk mempersiapkan lahirnya generasi emas bangsa Indonesia. Dengan sistem ini siswa lebih aktif dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Secara teknis, isi dari Kurikulum 2013, ada tiga Aspek. Pertama pengetahuan, dimana dalam kurikulum 2013 sama seperti kurikulum-kurikulum sebelumnya, yaitu penekanan pada tingkat pemahaman siswa dalam pelajaran. Nilai dari aspek pengetahuan bisa didapat dari ulangan harian, ujian tengah/akhir semester, dan ujian kenaikan kelas. Kedua keterampilan, dimana keterampilan merupakan aspek baru dalam kurikulum di Indonesia. Keterampilan ini merupakan penekanan pada skill atau kemampuan. Seperti kemampuan untuk mengemukakan pendapat, berdiksusi/bermusyawarah, membuat laporan, serta berpresentasi. Aspek ketiga adalah sikap, yakni merupakan aspek yang agak sulit untuk dinilai, karena sikap meliputi sopan santun, adab dalam belajar, absensi, sosial dan agama. Sehingga diperlukan kerja sama yang baik antara orang tua, guru mata pelajaran, wali kelas dan guru BK agar penilaian aspek ini lebih optimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Ratusan Ojol di Kota Blitar Gelar Unjuk Rasa Tuntut Zona Merah Stasiun Dihapus ':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO