Sandiaga Uno ketika dikerubuti emak-emak yang ingin minta foto bareng.
Dia menyampaikan, pihaknya ikhlas memberikan dana perjuangan tersebut. Harapannya, dana perjuangan ini bisa dimanfaatkan dengan baik sama pasangan Prabowo-Sandi.
"Sumbangan dana perjuangan ini merupakan bentuk sumbangsih kami, agar pak Prabowo dan pak Sandi jadi presiden dan wakil presiden. Kami ingin perubahan, dan memiliki pemimpin yang tegas, adil dan makmur. Menurut kami, sosok itu ada di pak Prabowo-Sandi. Kami Pepes Pasuruan siap memenangkan dalam Pilpres nanti," ujar dia.
Tidak hanya di Pandaan ribuan emak menyambut Sandi, tetapi di Tutur, di Joglo Kejayan, dan di Kancil Emas Bangil, Puluhan ribu simpatisannya juga berjubel di sepanjang jalan Kancil emas.
Di situ juga disambut para habaib dan Masayikh se-Pasuruan. Da ntaranya ialah Habib Abu Bakar bin Hasan Assegaf, Habib Zainal Abidin Dalwa, Habib Muhammad bin Taufiq Assegaf, KH. Abdulloh Zaini Besuk, KH. Abdulloh Saukat Siroj Sidogiri, KH. Fuad Nor Hasan Sidogiri, KH. Nur Mujayyin Kejeron, KH. Asnawi Fauzan Nguling dan Puluhan Kiai serta habaib lainya.
H. Rusdi Sutejo Anggota Fraksi Gerindera sebagai tuan rumah, sempat kuwalahan mengondisikan para hadirin yang ingin melihat bahkan bisa selfi bareng dengan Sandi.
"Ibuk-ibuk dan Bapak-bapak duduk, jangan berdiri, karena lokasinya sempit. Kiai dan Habaib kehabisan tempat dan di samping itu bang Sandi nanti tidak bisa sambutan," terang Kaji Rusdi berulang-ulang. (afa/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




