Minggu, 18 Agustus 2019 23:09

PPP Pacitan Tak Aman, Banyak Mesin Tempel Raib

Selasa, 19 Februari 2019 11:52 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Yuniardi Sutondo
PPP Pacitan Tak Aman, Banyak Mesin Tempel Raib
Pos kamling yang telah dibangun di kawasan PPP Pacitan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Situasi keamanan di kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lingkungan Tamperan, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, perlu perhatian khusus dari pihak keamanan. Pasalnya, sebagaimana informasi yang dihimpun dari pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), belakangan aksi pencurian di kawasan tersebut marak terjadi.

Wakil Ketua HNSI Pacitan Suranto, Selasa (19/2) mengungkapkan, pada kurun waktu 1-2 tahun ini, sedikitnya sudah ada 15 kali aksi pencurian mesin tempel ukuran 14-15 PK. Tak hanya itu, curanmor juga pernah terjadi.

"Sering kali memang terjadi aksi kejahatan yang berakibat hilangnya puluhan mesin tempel milik nelayan. Selain itu, juga pernah ada aksi pencurian sepeda motor," ujar mantan atlet panco ini pada pewarta.

Terkait maraknya aksi kejahatan di kawasan PPP tersebut, Suranto berharap kepada pihak terkait terutama Kamladu, agar lebih intensif lagi melakukan pengawasan. Apalagi masih banyaknya titik lokasi di kawasan pelabuhan yang minim penerangan, utamanya di area brake water sebelah selatan.

"Bagi nelayan sendiri juga diharapkan melakukan registrasi dan pendataan terhadap mesin perahu miliknya agar bisa sebagai alat bukti pegangan seandainya hilang. Selain itu, lebih menggiatkan lagi pamswakarsa. Juga bagi Kamladu kami harapkan lebih peduli dan intensif dalam melakukan pengawasan. Sebab kami pernah menyampaikan laporan adanya aksi pencurian, namun belum ada tindak lanjut," beber Suranto.

Di sisi lain, Koordinator Pos Kamladu Pacitan Aipda Indro mengakui pernah ada aksi pencurian, namun tak seintens yang diungkapkan Suranto. Menurutnya, peristiwa pencurian itu sudah terjadi cukup lama. Namun begitu, pihaknya tetap akan intensif melakukan pengawasan sesuai tugas dan fungsi Kamladu.

"Kalau soal aksi pencurian motor, itu sebenarnya hanya karena tertukar. Jadi tidak benar kalau ada curanmor dalam waktu dekat ini," jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Dinas Kelautan Pemprov Jatim wilayah Pacitan, Ninik Setyorini menambahkan, pihaknya memang telah mendapatkan laporan kejadian aksi pencurian mesin tempel milik nelayan. Karena itu, ia berharap agar semua pihak bersinergi untuk membahas masalah tersebut.

"Jadi tidak akan mungkin kalau hanya pihak UPT ataupun Kamladu saja. Kami juga perlu peran serta masyarakat nelayan. Karena itu mari duduk bersama untuk membahas dan mencari solusi atas peristiwa tersebut," ujar Ninik, di tempat terpisah.

Ninik juga tak menampik bila kawasan pelabuhan memang perlu perhatian serius. Sebab, di situ banyak berkumpul masyarakat dari segala penjuru. Tidak hanya masyarakat nelayan lokal namun juga banyak nelayan andon.

"Bukannya menuduh, namun persoalan ini tidak hanya cukup diselesaikan pihak UPT maupun Kamladu. Perlu sinergitas semua pihak. Kami juga telah membangun dua pos kamling di kawasan pelabuhan. Diharapkan pos tersebut bisa digiatkan lagi," jelasnya. (yun/rd)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...