Kamis, 09 Juli 2020 21:45

Berbekal Foto, Oknum Wartawan Lakukan Pemerasan

Selasa, 19 Februari 2019 11:11 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Akina Nur Alana
Berbekal Foto, Oknum Wartawan Lakukan Pemerasan
Oknum wartawan sebuah tabloid mingguan asal Lumajang yang ditangkap Polres Kota Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Satreskim Polres Blitar Kota mengamankan Puji Cahyono (48), oknum wartawan sebuah surat kabar. Warga Perum Sukodono Permai Blok G-4 RT 24 RW 05 Desa Selokbesuki, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, ini terbukti melakukan aksi pemerasan terhadap sejumlah orang di Blitar.

"Pelaku adalah seorang oknum wartawan sebuah tabloid mingguan asal Lumajang," ungkap Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar, Selasa (19/2).

Menurut dia, modus operandi pelaku adalah dengan membuntuti aktivitas korbannya di sejumlah hotel dan tempat hiburan. Begitu ada kesempatan, pelaku memfoto korban secara diam-diam. Setelah itu, pelaku kembali membuntuti korban sampai rumah. Setelah pelaku mengetahui rumah dan identitas korban, pelaku berpura-pura bertamu dan menanyakan nomor handphone korban.

"Setelah pelaku berhasil mendapatkan nomor handphone korban, pelaku kemudian menghubungi korban. Dia meminta sejumlah uang disertai ancaman. Apabila permintaan pelaku tidak dituruti oleh korban, maka dia akan menyebarluaskan foto-foto korban melalui media tertentu," jelas kapolres.

Karena terus diancam, korban yang merupakan pengusaha salon ini kemudian mengikuti permintaan pelaku untuk mentransfer uang ke rekening pelaku dengan total mencapai Rp 40 juta. Meski permintaanya sudah dipenuhi, ternyata pelaku terus menebar ancaman kepada korban. Hingga akhirnya korban melaporkan kejadian ini ke polisi.

"Pelaku berhasil diamankan di SPBU Tugu Rante Sanankulon setelah korban melapor ke polisi," imbuhnya.

Dalam pemeriksaan, terungkap pelaku tak hanya sekali melakukan aksinya di Blitar. Namun sudah beberapa kali melakukan pemerasan terhadap warga Kabupaten dan Kota Blitar dibantu salah satu rekannya yang saat ini masih buron.

"Di Blitar sudah ada beberapa korban yang diperas oleh pelaku. Dengan modus yang sama, yaitu membuntuti korban di sejumlah hotel dan tempat hiburan, kemudian difoto. Korbannya tak hanya pengusaha, namun juga ada yang ASN (Aparatur Sipil Negara),” jelasnya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti satu lembar bukti setoran uang Bank BCA, handphone, kartu ATM, sepeda motor, dompet berisi uang sebesar Rp 4 juta, dua ID card wartawan Metro Indonesia dan Metro Times. Pelaku dijerat dengan pasal 368 tentang pemerasan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. (ina/rd)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...