Rabu, 19 Juni 2019 06:52

Hina Bahrain, Pemain Bola Hakeem al-Araibi Dibui di Bangkok, Hari Ini Dibebaskan

Senin, 11 Februari 2019 23:29 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
Hina Bahrain, Pemain Bola Hakeem al-Araibi Dibui di Bangkok, Hari Ini Dibebaskan
Diburu negara. foto: bbc

BANGSAONLINE.com – Pemain sepakbola asal Kerajaan Bahrain, Hakeem al-Araibi (25) yang sangat kritis kepada rajanya, menjadi buronan di negaranya. Dia pun meminta suaka politik ke Australia pada tahun 2014. Namun, saat berada di Thailand untuk berbulan madu usai menikah, dia ditahan Bangkok.

Bahrain memasukkan nama Hakeem al-Araibi sebagai buronan negara kepada Interpol, dan Interpol melanjutkan info ini ke kepolisian Thailand. Dia pun berakhir di penjara, dengan hukuman 10 tahun dalam pengadilan ini absentia.

Hari ini, Senin (11/2/2019), Hakeem al-Araibi dibebaskan dari penjara, karena permintaan dari Bahrain, dan kekungkinan Hakeem al-Araibi akan diekstradisi.

Aktivis hak asasi mengatakan, Hakeem al-Araibi bisa menghadapi penyiksaan jika dikirim kembali ke Bahrain.

Kasus Hakeem al-Araibi menggelitik pesepakbola seluruh dunia, termasuk Didier Drogba dan Jamie Vardy menyerukan pembebasannya. Pemerintah Australia, badan pengatur sepak bola internasional FIFA dan Komite Olimpiade Internasional semuanya melobi Thailand.

Kantor Kejaksaan Agung Thailand (OAG) meminta pengadilan untuk mengakhiri proses terhadap al-Araibi, karena Bahrain mengatakan tidak lagi menginginkannya. Demikian kata pejabat kepada BBC Thailand, Senin. Al-Araibi akan meninggalkan Thailand pada Senin malam tadi, menuju Australia.

Kementerian luar negeri Bahrain mengatakan, "Kerajaan Bahrain menegaskan, mempunyai hak untuk mengejar semua pelanggar hukum, termasuk al-Araibi," tambahnya.

Menteri luar negeri Thailand berada di Bahrain selama akhir pekan untuk kunjungan resmi dan bertemu dengan para pemimpin senior.

Craig Foster, mantan kapten sepakbola nasional Australia dan pembawa acara TV yang mempelopori kampanye untuk membebaskan al-Araibi, mengatakan ada "air mata" di rumah tangganya "sekarang".

Dia mengatakan kepada BBC, "Dengan dibabaskannya Hakeem al-Araibi, hukum internasional telah ditegakkan," katanya, seraya menambahkan dia senang bahwa sepakbola telah "melangkah maju". Al-Araibi bermain untuk Pascoe Vale FC di Melbourne.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan kepada wartawan di Canberra bahwa ia berterima kasih kepada Bangkok karena "mendengarkan masalah" yang telah diangkat Australia. "Sekarang langkah selanjutnya adalah mengembalikan dia ke rumah," katanya.

Bulan lalu, istrinya mengatakan kepada BBC bahwa ekstradisi akan menempatkan dia dalam bahaya. "Saya meminta setiap negara untuk membantu Hakeem karena saya tahu jika dia diambil kembali (oleh Pemerintah Bahrain), dia akan disiksa, dan dia akan dibunuh," katanya.

Namun Bahrain mengatakan al-Araibi telah dijatuhi hukuman oleh pengadilan independen. Dikatakan keselamatannya akan "dijamin" jika ia kembali ke Bahrain untuk mengajukan banding terhadap hukuman 10 tahun itu.

"Ini adalah kemenangan besar bagi gerakan hak asasi manusia di Bahrain, Thailand dan Australia, dan bahkan seluruh dunia," kata Sayed Ahmed Alwadaei dari Institut Hak dan Demokrasi Bahrain, kelompok kampanye yang berbasis di London.

"Cobaan Hakeem berakhir setelah 70 hari, ketika ada sikap publik yang jelas dan gerakan solidaritas. Komunitas sepakbola, gerakan hak asasi manusia dan semua orang yang mendedikasikan waktu dan upaya mereka untuk mengakhiri ketidakadilan ini dihargai."

Sumber: BBC
Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...