Wakil Ketua JKSN Pusat KH. Muclis Muchsin membacakan delapan rekomendasi terkait berita hoax, didampingi Ketua JKSN Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Relawan Jaringan Kyai-Santri Nasional (JKSN) Madura menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Anwar Desa Pateremam Kec. Modung Bangkalan, Kamis (31/01/3019).
KH. Muchlis Muchsin, Wakil Ketua Pusat JKSN mengatakan rakor ini digelar untuk merespons tensi politik yang semakin panas dengan merajalelanya sebaran hoax, adu domba, dan ghibah.
BACA JUGA:
- PW JKSN Gorontalo Dilantik, Bertekad Mandiri dan Profesional
- Ungkap Resolusi Jihad, Menko Polkam Djamari Sebut Jasa Ulama NU Besar dalam Pertahankan Kemerdekaan
- Rakernas 2026 di PP Amanatul Ummah, Mendes Yandri Ajak JKSN dan Pergunu Terlibat Aktif Bangun Desa
- Mengalir ke 20 Negara, Aliran Uang Judol Tembus Rp981 Triliun, Kiai Asep Heran Ulama Diam
"Pemilu dan Pilpres ini hanya hajatan lima tahun, jadi bukan pertarungan agama. Oleh karena itu masyarakat jangan sampai memprovokasi yang merugikan kita semua," ujar KH. Muchlis Muchsin.
Terkait hal ini, JKSN menyatakan 8 komitmen untuk menangkal hoax maupun upaya adu domba, Yakni:
1. Berkomitmen untuk memenangkan pasangan Ir H. Joko Widodo dan Kiai Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.
2. Pemilu 2019 adalah pemilihan rutin setiap 5 (lima) tahun sekali, bukan Pemilu istimewa apalagi urgent.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




