Senin, 18 November 2019 17:51

Berkas Kasus Masuki Tahap II, Ahmad Dhani Datangi Mapolda Jatim

Kamis, 17 Januari 2019 19:08 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Anatasia Novarina
Berkas Kasus Masuki Tahap II, Ahmad Dhani Datangi Mapolda Jatim
Ahmad Dhani Prasetyo saat memberikan keterangan kepada awak media.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ahmad Dhani Prasetyo hari ini mendatangi Mapolda Jatim untuk menyelesaikan proses tahap II yakni menyerahkan tersangka dan barang bukti yang akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Surabaya.

Saat datang, ia memakai sorban di kepala dan mengaku tidak ada yang spesial karena sering jadi tersangka.

"Tahap II ya biasa aja, saya kan pernah di tahap II di Jakarta. Paling ya gitu-gitu aja nggak ada perbedaan," kata Dhani saat ditemui sebelum memasuki ruangan penyidik di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (17/1).

Ditanya bagaimana persiapannya, Dhani juga mengatakan tak ada persiapan khusus. Dirinya juga sering menghadiri persidangan kasus saat di Jakarta.

"Ya lanjut, ya nggak papa kan saya pernah disidang di Jakarta udah pernah disidang," tambahnya.

Tak hanya itu, Dhani mengatakan berita dirinya menjadi tersangka hingga terdakwa merupakan hal yang biasa. "Jadi berita Ahmad Dhani tersangka itu sebenarnya berita biasa aja, berita Ahmad Dhani terdakwa ya udah jadi biasa. Kan sudah pernah di Jakarta," imbuhnya.

Sebagai politisi, Ahmad Dhani juga mengatakan bahwa pada saat debat pasangan calon presiden yang akan dilakukan nanti malam ada paslon yang dipermalukan dan dia tidak akan melewatkan momen tersebut.

"Saya ikut nobar. Menurut saya ya, pasti kasihan ada salah satu paslon yang dipermalukan nanti," kata Dhani.

Saat ditanya siapa yang akan dipermalukan, Dhani mengatakan paslon yang dipermalukan adalah yang memiliki banyak janji di kampanye 2014, namun janji tersebut tak terealisasi.

"Salah satu paslon yang dipermalukan karena paslon 2014 banyak janji yang tidak terealisasi akan dipermalukan, iya prediksi saya," lanjutnya.

Dhani juga memaparkan, meski ada puluhan janji kampanye yang tidak teralisasi, namun paslon tersebut berani untuk membuat janji lagi. Dia menyebut hal ini merupakan revolusi cacat mental.

"Bayangin aja ada puluhan janji kampanye yang tidak terlaksana berarti bikin janji lagi itu namanya revolusi cacat mental," pungkasnya. (ana/ian) 

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...