Minggu, 09 Agustus 2020 04:01

Tiga Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik M. Muktar Upayakan Penangguhan Penahanan

Rabu, 16 Januari 2019 18:22 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Tiga Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik M. Muktar Upayakan Penangguhan Penahanan
Plt Kepala BPPKAD M. Muktar digelandang petugas Kejari Kresik usai di-OTT. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Tiga kuasa hukum Plt Kepala Badan Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik M. Muktar mengajukan penangguhan penahanan. Mereka adalah adalah M. Munif Riduan SH, Rizal Hariyadi SH, dan Agustinus Widyo Purnomo SH.

M. Munif Riduan menyatakan penangguhan penahanan itu akan diajukan secepatnya. Menurut ia, dari hasil komunikasi sementara dengan kliennya dan pihak penyidik Kejari Gresik, bahwa uang Rp 500 juta yang disita saat operasi tangkap tangan (OTT) di BPPKAD, Senin (14/1) sore, bukan untuk kepentingan kliennya.

"Uang Rp 500 juta itu untuk keperluan BPPKAD," dalih Munif usai mendampingi tersangka M. Muktar sebelum ditahan Kejaksaan Negeri Gresik di Rutan Medaeng, Sidoarjo, Selasa (15/1) malam.

Munif mengaku akan berupaya maksimal untuk bisa membebaskan klienya dalam tuduhan tersebut saat persidangan nanti di Pengadilan. "Kami tengah pelajari dan teliti satu per satu pokok persoalan sehingga kami bisa memformulasikan klien saya bersalah atau tidak," pungkasnya.

Sementara Kajari Gresik Pandu Pramoekartika menyatakan bahwa penyidik menetapkan M. Muktar sebagai tersangka setelah mendapatkan alat bukti cukup. "Plt Kepala BPPKAD Gresik inisial MM (M. Muktar) kami tetapkan tersangka dalam dugaan pemotongan insentif upah pungut pegawai BPPKAD dari pajak daerah dengan barang bukti Rp 537 juta," katanya.

"Tersangka MM dijerat dengan pasal berlapis yakni dakwaan primer pasal 2 dan subsider pasal 3, atau pasal 12 e atau 12 f UU RI Nomor 31 tahun 1999 diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001, tentang perubahan tindak pidana korupsi. Ancaman hukuman minimal 4 tahun maksimal 20 tahun penjara, denda minimal Rp 200 juta maksimal Rp 1 miliar," pungkasnya. (hud/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...