Selasa, 17 September 2019 00:19

Ditabrak Pikap hingga Nyemplung, ABG asal Bungah Gresik Hilang di Sungai Bengawan Solo

Selasa, 15 Januari 2019 16:23 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Ditabrak Pikap hingga Nyemplung, ABG asal Bungah Gresik Hilang di Sungai Bengawan Solo
Proses pencarian korban di Sungai Bengawan Solo. foto: SYUHUD ALMANFALUTY/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sebuah kecelakaan terjadi di Jembatan Sembayat, Kecamatan Manyar, Selasa (15/1), sekitar pukul 11.00 WIB. Kecelakaan yang melibatkan dua mobil dan satu sepeda motor itu mengakibatkan pengendara motor terpental dan jatuh di Sungai Bengawan Solo, hingga korban tenggelam dan hilang.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan Pikap yang tak diketahui identitasnya, Toyota Fortuner Nopol W 1506 CE yang dikemudikan oleh H. Mas'ud Ashari (64), dan sepeda motor Vario Nopol W 3254 BQ dikemudikan Bahrul Mustofa (18), warga Desa Sukorejo Kecamatan Bungah.

Kejadian bermula ketika kendaraan Pikap berjalan dari arah Selatan ke Utara. Begitu sampai di tempat kejadian perkara (TKP), pengemudi berusaha mendahului kendaraan Toyota Fortuner dari arah kanan.

Nah, bersamaan itu kendaraan Honda Vario yang dikemudikan korban M. Bahrul Mustofa melaju kencang dari arah Utara. Karena jalan jembatan yang sempit, korban tak menghindar dari tabrakan.

Benturan keras tersebut mengakibatkan korban terpental dan tercemplung Sungai Bengawan Solo yang airnya deras. Korban pun kemudian tenggelam.

Kasus itu, kemudian ditangani Satlantas Polres Gresik dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik. Petugas tengah mencari korban dengan cara menyisir aliaran Sungai Bengawan Solo di sekitar Jembatan Sembayat. Hingga pukul 15.00 WIB, korban belum ditemukan.

Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Tarso Sagito membenarkan kalau pihaknya bersama Polairud tengah mencari korban. "Hingga pukul 15.30 WIB korban belum diketemukan, " katanya kepada BANGSAONLINE.com.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Prasetyo juga membenarkan, bahwa kecelakaan itu disebabkan kendaraan pikap yang hendak mendahului mobil lain, sehingga memakan lajur kendaraan dari arah berlawanan. 

"Karena jarak terlalu dekat membuat kecelakaan tak dapat dihindari. Akibatnya, pengendara motor langsung jatuh ke sungai Bengawan Solo," katanya. (hud/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...