Selasa, 19 November 2019 02:12

Ditabrak Pikap hingga Nyemplung, ABG asal Bungah Gresik Hilang di Sungai Bengawan Solo

Selasa, 15 Januari 2019 16:23 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Ditabrak Pikap hingga Nyemplung, ABG asal Bungah Gresik Hilang di Sungai Bengawan Solo
Proses pencarian korban di Sungai Bengawan Solo. foto: SYUHUD ALMANFALUTY/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sebuah kecelakaan terjadi di Jembatan Sembayat, Kecamatan Manyar, Selasa (15/1), sekitar pukul 11.00 WIB. Kecelakaan yang melibatkan dua mobil dan satu sepeda motor itu mengakibatkan pengendara motor terpental dan jatuh di Sungai Bengawan Solo, hingga korban tenggelam dan hilang.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan Pikap yang tak diketahui identitasnya, Toyota Fortuner Nopol W 1506 CE yang dikemudikan oleh H. Mas'ud Ashari (64), dan sepeda motor Vario Nopol W 3254 BQ dikemudikan Bahrul Mustofa (18), warga Desa Sukorejo Kecamatan Bungah.

Kejadian bermula ketika kendaraan Pikap berjalan dari arah Selatan ke Utara. Begitu sampai di tempat kejadian perkara (TKP), pengemudi berusaha mendahului kendaraan Toyota Fortuner dari arah kanan.

Nah, bersamaan itu kendaraan Honda Vario yang dikemudikan korban M. Bahrul Mustofa melaju kencang dari arah Utara. Karena jalan jembatan yang sempit, korban tak menghindar dari tabrakan.

Benturan keras tersebut mengakibatkan korban terpental dan tercemplung Sungai Bengawan Solo yang airnya deras. Korban pun kemudian tenggelam.

Kasus itu, kemudian ditangani Satlantas Polres Gresik dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik. Petugas tengah mencari korban dengan cara menyisir aliaran Sungai Bengawan Solo di sekitar Jembatan Sembayat. Hingga pukul 15.00 WIB, korban belum ditemukan.

Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Tarso Sagito membenarkan kalau pihaknya bersama Polairud tengah mencari korban. "Hingga pukul 15.30 WIB korban belum diketemukan, " katanya kepada BANGSAONLINE.com.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Prasetyo juga membenarkan, bahwa kecelakaan itu disebabkan kendaraan pikap yang hendak mendahului mobil lain, sehingga memakan lajur kendaraan dari arah berlawanan. 

"Karena jarak terlalu dekat membuat kecelakaan tak dapat dihindari. Akibatnya, pengendara motor langsung jatuh ke sungai Bengawan Solo," katanya. (hud/ian)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...