Air mulai menggenangi ruas jalan utama di Kecamatan Babat
LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Luapan air Sungai Bengawan Solo, di wilayah Kecamatan Babat mengalami peningkatan hingga Jumat (23/5/2025).
Akibatnya, ratusan rumah warga di Tanggulrejo, Kelurahan/Kecamatan Babat terendam banjir. Bahkan air terpantau mulai menggenangi jalan utama di Kecamatan Babat.
BACA JUGA:
- Diduga Lalai, Pemotor Tewas Tertabrak KA Barang di Perlintasan Plaosan Babat Lamongan
- Pemotor Bawa Ronjot Tewas Dihajar KA Sembrani di Perlintasan Tak Berpalang Babat Lamongan
- Pasutri Pemotor Alami Laka di Babat Lamongan, Istri Tewas Terlindas Truk Box
- Bocah asal Lamongan Hilang di Sungai Bengawan Solo, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Menurut Lurah Babat, Faris, peningkatan debit air terjadi secara cepat sejak pagi hari dan menyebabkan sungai meluap ke permukiman padat di sekitar bantaran. Ia menyebut, ini merupakan luapan terbesar dalam empat tahun terakhir.
“Luapan air sungai kali ini adalah yang terbesar sejak tahun 2021. Untuk mengurangi genangan, kami kembali mengaktifkan pompa pembuangan air. Saat ini, tercatat ada 144 rumah warga di Tanggulrejo yang terendam,” ujarnya.
Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan mencatat, banjir akibat meluapnya Bengawan Solo telah melanda lima desa dan kelurahan di empat kecamatan, yaitu Kelurahan Babat dan Desa Banaran Kecamatan Babat, Desa Plangwot Kecamatan Laren, Desa Mertani Kecamatan Karanggeneng, Desa Jatirenggo Kecamatan Glagah.
BPBD bersama pemerintah daerah telah mendirikan sejumlah posko darurat dan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.
Petugas gabungan juga terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan debit air sungai.
Akibat banjir jalanan utama Kecamatan Babat tergenang sehingga membuat lubang yang mengganggu kendaraan kecil dan besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




