Jumat, 21 Juni 2019 05:20

Sering Kekeringan, Tiga Desa di Ngawi Dapat Bantuan Sumur Bor

Kamis, 10 Januari 2019 19:52 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Sering Kekeringan, Tiga Desa di Ngawi Dapat Bantuan Sumur Bor
Perwakilan dari Kementerian ESDM menggunting pita peresmian sumur bor. foto: ZAINAL/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tiga desa di Ngawi mendapatkan bantuan sumur bor dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Bantuan sumur bor ini diserahkan secara simbolis dari perwakilan Kementerian ESDM kepada Pemerintah Kabupaten Ngawi bertempat di Desa Kwadungan Lor, Kamis (10/01).

Bantuan itu diberikan karena beberapa wilayah di Kabupaten Ngawi menjadi langganan kesulitan air saat musim kemarau melanda. Adapun tiga desa yang mendapatkan bantuan, yakni Desa Kwadungan Lor Kecamatan Padas, Desa Ngancar Kecamatan Pitu, dan Desa Sidolaju Kecamatan Widodaren.

Kementerian ESDM yang diwakili oleh Hari Pratoyo Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi menyerahkan bantuan kepada Pemkab Ngawi yang diwakili oleh Ony Anwar Wakil Bupati Ngawi.

Selain menyerahkan bantuan sumur bor, Kementerian ESDM juga menyerahkan bantuan penerangan jalan umum (PJU) bertenaga surya. "Dengan adanya sumur bor dan PJU ini, diharapkan dapat membuat masyarakat lebih hidup dan lebih berproduktif," jelas Hari Pratoyo saat ditemui BANGSAONLINE.com, Kamis (10/01).

Hari Pratoyo menjelaskan bahwa pemilihan tiga lokasi tersebut merupakan pengajuan yang diminta oleh Pemkab Ngawi, berdasarkan wilayah yang dinilai sangat membutuhkan. Sementara untuk anggaran di tahun 2019 mendatang, Pemkab Ngawi juga akan mendapatkan bantuan sumur bor di tiga titik.

"Pemilihan lokasi kita prioritaskan untuk daerah yang sangat membutuhkan," terang Hari Pratoyo.

Usai penyerahan sumur bor yang berkedalaman seratus meter lebih, Wakil Bupati Ony mengucapkan terima kasih pada pemerintah pusat, khususnya Kementerian ESDM yang telah mengabulkan permintaan dari Pemkab Ngawi. Ia berharap nantinya sumur bor tersebut dapat mengatasi permasalahan yang sering dialami warga sewaktu musim kemarau tiba.

"Untuk pengelolaan diharapkan pemerintah desa dapat merumuskan cara yang sistematis dalam mengelola sumur bor dan dapat merawatnya," urai Ony Anwar pada BANGSAONLINE.com.

"Dengan adanya bantuan program dari pemerintah pusat nantinya pemerintah desa secara maintenance dalam pengelolaannya diharapkan dapat membuat sistem yang berkelanjutan," pungkasnya. (nal/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 12 Juni 2019 16:10 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Setelah jalur lintas selatan Jogja dibuka, banyak pantai-pantai yang terbuka aksesnya untuk umum. Sebelumnya, keterbatasan akses membuat banyak pantai cantik ini nyaris tak terjamah oleh manusia. Namun sekarang banya...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Rabu, 19 Juni 2019 14:35 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat ...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...