Minggu, 20 Januari 2019 23:22

Sering Kekeringan, Tiga Desa di Ngawi Dapat Bantuan Sumur Bor

Kamis, 10 Januari 2019 19:52 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Sering Kekeringan, Tiga Desa di Ngawi Dapat Bantuan Sumur Bor
Perwakilan dari Kementerian ESDM menggunting pita peresmian sumur bor. foto: ZAINAL/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tiga desa di Ngawi mendapatkan bantuan sumur bor dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Bantuan sumur bor ini diserahkan secara simbolis dari perwakilan Kementerian ESDM kepada Pemerintah Kabupaten Ngawi bertempat di Desa Kwadungan Lor, Kamis (10/01).

Bantuan itu diberikan karena beberapa wilayah di Kabupaten Ngawi menjadi langganan kesulitan air saat musim kemarau melanda. Adapun tiga desa yang mendapatkan bantuan, yakni Desa Kwadungan Lor Kecamatan Padas, Desa Ngancar Kecamatan Pitu, dan Desa Sidolaju Kecamatan Widodaren.

Kementerian ESDM yang diwakili oleh Hari Pratoyo Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi menyerahkan bantuan kepada Pemkab Ngawi yang diwakili oleh Ony Anwar Wakil Bupati Ngawi.

Selain menyerahkan bantuan sumur bor, Kementerian ESDM juga menyerahkan bantuan penerangan jalan umum (PJU) bertenaga surya. "Dengan adanya sumur bor dan PJU ini, diharapkan dapat membuat masyarakat lebih hidup dan lebih berproduktif," jelas Hari Pratoyo saat ditemui BANGSAONLINE.com, Kamis (10/01).

Hari Pratoyo menjelaskan bahwa pemilihan tiga lokasi tersebut merupakan pengajuan yang diminta oleh Pemkab Ngawi, berdasarkan wilayah yang dinilai sangat membutuhkan. Sementara untuk anggaran di tahun 2019 mendatang, Pemkab Ngawi juga akan mendapatkan bantuan sumur bor di tiga titik.

"Pemilihan lokasi kita prioritaskan untuk daerah yang sangat membutuhkan," terang Hari Pratoyo.

Usai penyerahan sumur bor yang berkedalaman seratus meter lebih, Wakil Bupati Ony mengucapkan terima kasih pada pemerintah pusat, khususnya Kementerian ESDM yang telah mengabulkan permintaan dari Pemkab Ngawi. Ia berharap nantinya sumur bor tersebut dapat mengatasi permasalahan yang sering dialami warga sewaktu musim kemarau tiba.

"Untuk pengelolaan diharapkan pemerintah desa dapat merumuskan cara yang sistematis dalam mengelola sumur bor dan dapat merawatnya," urai Ony Anwar pada BANGSAONLINE.com.

"Dengan adanya bantuan program dari pemerintah pusat nantinya pemerintah desa secara maintenance dalam pengelolaannya diharapkan dapat membuat sistem yang berkelanjutan," pungkasnya. (nal/rev)

Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Rabu, 16 Januari 2019 09:58 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*17 JANUARI 2019 diagendakan pagelaran akbar berdemokrasi yang konon dinanti banyak orang. Konon saja mengingat situasinya sudah dipahami oleh khalayak mengenai materi yang diperbincangkan, bukan yang diperdebatkan. Inilah pe...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...