Rabu, 24 Juli 2019 01:45

Polda Jatim Ringkus 9 Bandar Judi Selama Sebulan

Selasa, 01 Januari 2019 00:05 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Anatasia Novarina
Polda Jatim Ringkus 9 Bandar Judi Selama Sebulan
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Leonard M Sinambela menunjukkan barang bukti.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebanyak sembilan tersangka kasus perjudian diamankan Polda Jatim dalam kurun waktu sebulan, November hingga Desember 2018. Kesembilan tersangka itu, Suparno (49) warga Tulungagung, Kioe Wendi Kurniawan (53) warga Surabaya, M Husnu Rijal (23) warga Ponorogo, Stefanus Harjanto (34) warga Madiun, Gandung Mujiono (56) warga Nganjuk dan Sokhib (32) warga Pasuruan. Kemudian, M Fauzi (33) dan Ahmad Zaini (24), serta seorang perempuan bernama Muslikah (61). Ketiganya warga Mojokerto.

Sembilan tersangka ini merupakan bandar judi online bola dan jiki yang diamankan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, 9 tersangka itu merupakan hasil dari ungkap 6 kasus perjudian. "Kesembilan tersangka tersebut berhasil diamankan dari berbagai daerah meliputi Kota Surabaya, Nganjuk, Mojokerto serta Ponorogo," ucap AKBP Leonard M Sinambela, Senin (31/12).

"Salah satu tersangka adalah seorang wanita yang bernama Muslikah dengan jenis perjudian bandar judi jiki," imbuhnya.

Menurutnya, judi masih marak di wilayah Jawa Timur. "Judi online bola, togel, baik dengan konvensional rekapan maupun yang online, serta perjudian jenis cap jiki yang sampai dengan saat ini masih beredar di Jatim," terangnya.

Menurut Leo, para bandar judi ini beromzet satu juta hingga puluhan juta. Sedangkan omzet terbesar adalah judi online. "Yang paling tinggi judi bola dengan barang bukti yang berhasil kita amankan sebanyak 68 juta," ujarnya. 

Sedangkan, Kanit Perjudian Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Kompol Aditha Bagus Arjunadi menambahkan, bahwa bos bandar judi selama ini tidak pernah bertemu dengan para tersangka. "Dia ini tidak pernah bertemu orangnya, tapi ada inisialnya. Dia posisi kali ini sementara ada di Jakarta," ujarnya.

"Para tersangka tersebut mencari nasabah diberbagai wilayah di tanah air dengan dibantu sedikitnya 20 pengepul yang tersebar di NTB, Bali, NTT sama Surabaya. Jadi mereka itu menerima dari daerah-daerah itu juga," singkatnya.

Sementara menurut pengakuan tersangka kepada penyidik polisi, komisi yang diterima tersangka dari bos bandar setiap kali putaran sebesar 0,5%. Komisi itu kemudian ia bagi dengan pengepul sebesar 0,1%.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan uang tunai Rp 109 juta, ponsel berbagai merk, kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), laptop berbagai merk, modem, serta alat peraga permainan. (ana/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...