Senin, 23 September 2019 17:05

Menag Hadiri Pembinaan Deteksi Dini Paham Keagamaan bagi ASN Kanwil Kemenag Jatim

Senin, 31 Desember 2018 23:12 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Menag Hadiri Pembinaan Deteksi Dini Paham Keagamaan bagi ASN Kanwil Kemenag Jatim
Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin saat memberikan sambutan.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur menggelar Pembinaan Deteksi Dini Paham Keagamaan bagi ASN tahun 2019, di Hotel Utami Sidoarjo, Senin (31/12). 

Kegiatan yang bertemakan "Menangkal Radikalisme dengan Islam Wasatiyah" ini dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin, Plt kakanwil kemenag prov. Jatim, kabid, pembimas, kepala kemenag kabupaten/ Kota, dan seluruh tamu undangan.

Mengawali sambutannya, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa tema yang diangkat dalam pembinaan tersebut cukup berat dan amat penting untuk disampaikan. Sebab Indonesia bukan negara Islam, namun bukan juga negara yang tidak menempatkan agama sebagai landasan hukumnya.

“Umat muslim kita memang paling banyak, tapi kita bukan negara Islam dan bukan juga negara sekuler yang memutus antara negara dan agama. Karena menurut mereka agama itu merupakan urusan privat. Kita adalah negara yang menempatkan agama menjadi sangat vital dan central,” jelasnya.

Menyikapi persoalan tersebut, di hadapan 600 peserta yang terdiri dari kepala KUA, dan penyuluh agama, Menteri Agama mengingatkan kembali kepada seluruh ASN Kementerian Agama untuk menjalankan amanat maupun tugas dan fungsinya dengan sebaik mungkin.

“Di antara 250 juta lebih penduduk Indonesia, kita ditakdirkan oleh Allah menjadi ASN Kementerian Agama. Oleh karenanya jadilah ASN yang moderat, mendamaikan ummat, jangan hanya jadi mesin. Berangkat pagi, absen, kemudian baca koran, mainan handphone, dan tidak terasa jam kerjapun selesai,” tegas Lukman.

Selain itu, Menteri Agama juga menegaskan bahwa sebagai rakyat Indonesia, seharusnya mensyukuri bahwa negara Indonesia merupakan negara yang agamis. Dan itu telah diakui oleh dunia.

Plt Kakanwil Kemenag Prov. Jatim. Haris Hasanudin menyampaikan latar belakang diselenggarakan kegiatan tersebut ialah maraknya intoleransi di masyarakat.

“Saat ini kita dihadapkan dengan fenomena intoleransi yang sangat tinggi, dimana kebanyakan masyarakat kita lebih mengedepankan perbedaan dan mempersoalkannya,” keluhnya.

Acar yang berlangsung dari pukul 12.00 WIB hingga 15.00 WIB itu diakhiri dengan penandatanganan prasasti peresmian Kantor Urusan Agama (KUA) yang didanai oleh Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Terdapat 21 KUA yang diresmikan oleh Menteri Agama. (ian/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Senin, 23 September 2019 13:14 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. Inna ‘ibaadii laysa laka ‘alayhim sulthaanun wakafaa birabbika wakiilaan“Sesungguhnya (terhadap) hamba-hamba-Ku, engkau (Iblis) tidaklah dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhanmu sebagai penjaga...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...