Senin, 01 Juni 2020 04:59

Polres Pamekasan Ungkap 68 Kasus Narkoba Sepanjang Tahun 2018

Sabtu, 29 Desember 2018 21:14 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Erri Sugianto
Polres Pamekasan Ungkap 68 Kasus Narkoba Sepanjang Tahun 2018

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berhasil mengungkap 68 kasus penyalahgunaan narkoba di Bumi gerbang salam sepanjang tahun 2018. 

Dari 68 kasus tersebut, Polres Pamekasan berhasil membekuk sebanyak 98 tersangka kasus narkoba mulai 1 Januari hingga 27 Desember 2018. “Ke-98 tersangka kasus narkoba yang berhasil kami tangkap itu dari 68 kasus,” ujar Kasat Narkoba Polres Pamekasan AKP Sjaiful Arif kepada awak media di Pamekasan, Sabtu (29/12/2018).

Syaiful menjelaskan para tersangka tersebut terdiri dari pengedar sebanyak 45 orang, pemakai sebanyak 50 orang dan bandar narkoba sebanyak 3 orang. Sedangkan barang bukti (BB) yang berhasil disita petugas terdiri pil koplo (LL) sebanyak 2.591 butir, narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 83.96 gram dan minuman keras sebanyak 123 botol.

“Dari 98 orang tersangka kasus narkoba yang berhasil tertangkap, ada sebanyak 94 orang laki-laki dan 4 orang tersangka perempuan,” tutur Sjaiful.

Selanjutnya tersangka dengan usia antara 15 tahun sampai dengan 19 tahun sebanyak 6 orang. Untuk usia 20 hingga 24 tahun sebanyak 37 orang, sedangkan usia terbanyak antara 25 hingga 64 tahun, yakni sebanyak 54 orang dan 1 orang berusia 65 tahun.

"Kalau dilihat dari tingkat pendidikan, dari 98 orang tersangka yang kita tangkap, sebanyak 14 orang di antaranya berpendidikan SD, sedangkan tingkat SMP sebanyak 22 orang. Untuk tingkat SMA yang paling tinggi yakni 57 orang dan Perguruan Tinggi sebanyak hanya 5 orang," katanya.

Sementara dari profesi, ke-98 orang tersangka yang menjadi pekerja swasta sebanyak 85 orang, Satpam 1 orang, wartawan 1 orang, mahasiswa 4 orang, tuna karya 3 orang. Kemudian untuk nelayan 2 orang, sedangkan dari petani hanya 1 orang, serta anggota Polri sebanyak 1 orang.

"Kalau dipandang dari Lokasi penangkapan, di daerah pemukiman warga sebanyak 30 kasus, di tempat umum 7 kasus, untuk di jalan raya ada 21 kasus, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) 2 kasus, sedangkan di rumah kos sebanyak 2 kasus, dan di daerah pertokoan sebanyak 5 kasus dan terakhir di warung sebanyak 1 kasus," urainya.

"Dengan jumlah 68 kasus dan 98 tersangka sepanjang tahun 2018, menunjukkan bahwa narkoba masih menjadi persoalan serius yang perlu menjadi perhatian kita semua,” pungkas AKP Sjaiful Arif. (err/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...