Salah satu pengunjung Cafe Smooth yang dites urine oleh BNN Kota Malang dan dinyatakan negatif, Sabtu (29/12). foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE
“Kami mengimbau semua masyarakat agar lebih waspada. Peluang terjadinya penyalahgunaan narkoba sangat luas sekali di malam tahun baru. Mulai dari makanan, minuman, obat kuat, vitamin dan bentuk lainnya. Sekitar 260 sekian jenis narkotika, perlu diwaspadai," tegas dia.
Ade Herawanto, Kepala BP2D (Dispenda) Kota Malang menuturkan, keiikutsertaannya dalam razia sekadar melakukan tugas dan fungsinya. Jika BNN ke operasi narkobanya, namum BP2D lebih ke pajaknya.
"Dari hasil pantauan BP2D, hanya 10 persen yang akan kita tindaklanjuti pada Senin (31/12), terkait pelanggaran pajaknya," tutur dia.
Bambang Heri S, Ketua DPRD Kota Malang sangat mengapresiasi upaya BNN bersama Satreskoba Polres Malang Kota, BP2D serta Satpol PP. Operasi gabungan sangat efektif karena bisa meminimalisasi aksi kejahatan narkoba sekaligus upaya penertiban pembayaran pajak.
"Semoga Tahun Baru 2019 kurang dua hari lagi, hendaknya dilalui secara wajar dan menghindari jauh penyalahgunaan narkoba," pungkasnya. (iwa/thu/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




