Rabu, 08 April 2020 01:56

Tanggul Ketapang Retak, Air Meluber Hingga ke Saluran Drainase

Kamis, 27 Desember 2018 19:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Tanggul Ketapang Retak, Air Meluber Hingga ke Saluran Drainase
Air dari tanggul yang jebol dialirkan ke drainase.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kondisi tanggul lumpur di Desa Ketapang titik P71 membutuhkan perbaikan. Pasalnya, dinding penahan lumpur jebol. Hasilnya, air dari dalam tanggul pun mengalir keluar. Agar tidak menggenangi jalan, Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) mengalirkan air menuju drainase.

Salah satu warga, Solik menjelaskan, tanggul di Ketapang sudah retak sejak satu bulan lalu. Awalnya, air yang mengalir tidak deras. Karena rekahan masih kecil, PPLS pun segera menutup lubang tersebut.

Namun, tepatnya seminggu yang lalu, tanggul kembali retak. Kali ini, ukuran lubang semakin besar. Alhasil, air yang mengalir semakin deras.

Dia menjelaskan, petugas PPLS segera memasang penahan. Yakni sak berisi pasir. Sak itu ditata di depan lubang. Berjajar mengarah ke drainase. Tujuanya, menahan air agar tidak meluber ke rel kereta api dan menggenangi jalan raya porong.

Menurut Solik, warga sekitar khawatir. Pasalnya, gerusan air itu semakin lama membuat air di dalam tanggul berkurang. "Nah, jika terus berkurang, tanggul berpotensi ambles. Kami minta segera diperkuat," cetusnya.

Tidak hanya jebol, kondisi tanggul juga membutuhkan perbaikan. Dari pengamatan, bangunan setinggi 11 meter itu banyak yang retak. Rekahan ditemukan di sekitar titik P71.

Humas PPLS Hengky Listria Adi menjelaskan lubang tanggul itu merupakan bekas lubang pipa aliran air. Karena tidak digunakan, petugas mencabut pipa tersebut, kemudian lubang ditambal.

"Nah, karena tekanan air di dalam tanggul tinggi, lubang pun jebol. Air mengalir deras. Namun, kami sudah tangani," jelasnya.

Tahun ini, sudah tiga kali tanggul mengalami kerusakan. Bulan Juli lalu, lumpur meluber ke saluran irigasi desa Glagaharum. Lantaran bangunan penahan lumpur itu jebol, saluran kanal di kaki tanggul tidak mampu menahan Lumpur.

Di bulan Oktober, giliran tanggul di Gempolsari ambles. Tanggul sliding lantaran tidak mampu menahan tekanan air.

Hengky menjelaskan, solusi tanggul jebol yakni melakukan penguatan. Setiap tahun PPLS meningkatkan dan menguatkan tanggul. "Kami petakan tanggul yang rawan," pungkasnya. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...