Minggu, 18 Agustus 2019 23:05

KTNA Berharap Dukungan Pemerintah Daerah

Kamis, 27 Desember 2018 16:36 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nur Qomar Hadi
KTNA Berharap Dukungan Pemerintah Daerah
Bupati Fadeli bersama Wakil Ketua KTNA Provinsi Jawa Timur Hamzah Talkim dan Kepala DTPH Lamongan, Rujito.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Lamongan Totok Rudi Suryanto berharap dukungan penuh pemerintah daerah. Dia juga berharap agar ada peningkatan kesejahteraan bagi petani.

Hal tersebut disampaikan Totok usai dikukuhkan oleh Wakil Ketua KTNA Provinsi Jawa Timur Hamzah Talkim di Grand Mahkota, Kamis (27/12). Karena menurut dia, KTNA dan petani selama ini berada di garis terdepan dalam kesuksesan program pertanian.

Harapan serupa disampaikan Hamzah Talkim. Dia meminta perlunya kesinambungan antara KTNA dengan Pemerintah Daerah. “Jangan hanya meminta, tetapi juga memberi. Yang artinya Pemerintah Daerah harus memberikan dukungan kepada KTNA, tidak hanya menuntut hasil,” ujarnya.

Bupati Fadeli yang hadir bersama Sekkab Yuhronur Efendi dalam pengukuhan tersebut mengamini pendapat tersebut. Bahwa, kesuksesan program pertanian Pemkab Lamongan dalam dua tahun terakhir ini tidak lepas dari dukungan KTNA.

“KTNA adalah partner pemerintah daerah. Tanpa KTNA, kesuksesan di bidang pertanian, terutama pertanian jagung tidak akan terwujud. Kerja sama yang baik antara KTNA dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan pertanian di Kabupaten Lamongan,” ungkap Fadeli yang juga selaku Pembina KTNA.

Di sisi lain, Fadeli berharap nantinya KTNA melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dapat meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengolahan produk pertanian.

Pemkab Lamongan melalui BUMDes mulai merintis pendirian WarLA, Warung Lamongan. Toko serba ada ini terutama akan menjual produk olahan unggulan masing-masing desa.

Dia meminta hasil pertanian tidak dijual mentah begitu saja. Tetapi diolah menjadi produk turunan dengan nilai jual yang lebih tinggi, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

Selama dua tahun terakhir ini memang terjadi peningkatan pertanian di Kabupaten Lamongan yang signifikan, terutama pada pertanian jagung. Dari total produksi 371.000 ton di 2016, naik menjadi 571.000 ton pada 2017.

Peningkatan ini terutama terjadi setelah kesuksesan penerapan Tani Jago, atau pertanian jagung modern.

Selanjutnya pada tahun 2019 mendatang, metode pertanian serupa akan coba diterapkan pada komoditas padi. Dengan target produktivitas 9 ton per hektar dari rata-rata 8 ton perhektare di tahun 2018. (qom/rev) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...